Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Urusan Global: Trump Sinyalkan Niat Mengakhiri Kampanye Iran Meski Hormuz Ditutup
Dalam langkah yang telah mengguncang lingkaran diplomatik internasional, Presiden Donald Trump dilaporkan telah memberi tahu penasihat senior bahwa dia siap mengakhiri kampanye militer AS terhadap Iran, meskipun Selat Hormuz yang strategis tetap sebagian besar tertutup. Perubahan strategi ini menunjukkan prioritas "keluar cepat" daripada stabilisasi jangka panjang jalur energi global.
Garis Waktu 4-6 Minggu
Menurut laporan terbaru dari Wall Street Journal, pergeseran kebijakan pemerintah berasal dari penilaian dingin terhadap logistik militer. Membuka kembali Selat—titik kemacetan yang bertanggung jawab atas 20% pasokan minyak dunia—sekarang dipandang oleh Gedung Putih sebagai "operasi kompleks yang memakan waktu berbulan-bulan" yang akan memperpanjang konflik jauh melampaui jendela empat hingga enam minggu yang diinginkan Trump.
Alih-alih operasi pembersihan maritim yang berkepanjangan, strategi AS tampaknya beralih ke:
* Menetralkan Ancaman Utama: Fokus pada pembongkaran stok misil Iran dan aset angkatan laut.
* Jalur Diplomatik: Beralih ke tekanan diplomatik berat untuk memaksa Teheran membuka kembali jalur air setelah permusuhan aktif berakhir.
* Tanggung Jawab Sekutu: Menyarankan agar mitra Eropa dan Teluk mengambil alih dalam misi "kebebasan navigasi" di masa depan.
Reaksi Pasar: Pedang Bermata Dua
Berita ini memicu reaksi campuran di pasar global.
* Harga Energi: Minyak mentah Brent tetap fluktuatif di sekitar $112/bbl, karena prospek "penutupan Hormuz" untuk masa depan yang dapat diperkirakan mengimbangi kelegaan dari kemungkinan gencatan senjata.
* Tempat Aman: Emas terus menunjukkan permintaan yang kuat karena investor institusional tetap skeptis terhadap transisi diplomatik yang mulus.
Peringatan "Penghancuran"
Meskipun pembicaraan tentang mengakhiri perang, retorika tetap keras. Pada hari Senin, Trump menyeimbangkan sinyal "damai" dengan ultimatum tegas: jika kesepakatan tidak tercapai dan Selat tidak "segera dibuka untuk bisnis," AS akan bergerak menuju "penghancuran total" infrastruktur energi sipil Iran, termasuk pembangkit listrik dan sumur minyak di Pulau Kharg.
Implikasi Geopolitik
Kritikus berpendapat bahwa meninggalkan Selat tertutup saat menarik pasukan AS secara efektif memberi Teheran "cengkeraman" pada energi global, yang berpotensi memberdayakan aktor regional lainnya. Namun, pendukung pemerintahan melihat ini sebagai pendekatan pragmatis "America First"—mengurangi ancaman militer dan keluar sebelum konflik berubah menjadi perang "selamanya."
Apa Selanjutnya?
Seiring AS melanjutkan peningkatan militer di kawasan, semua mata tertuju pada pembicaraan tidak langsung di Muscat, Oman. Apakah "konsesi Hormuz" adalah strategi tulus atau taktik bluff untuk memaksa Teheran menyerah cepat tetap menjadi pertanyaan utama dalam konflik 2026.
Kata Kunci: Trump Perang Iran 2026, Penutupan Selat Hormuz, Krisis Energi Global, Konflik Timur Tengah, Kebijakan Luar Negeri AS, Lonjakan Harga Minyak, Negosiasi Diplomatik.