Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pemerintah Telangana Akan Memperluas Kereta Metro, Meninjau Hambatan dan Tantangan
(MENAFN- AsiaNet News)
Pemerintah Telangana telah memutuskan untuk melaksanakan proyek ekspansi Metro Rail dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas bagi masyarakat dan permintaan dari berbagai lapisan masyarakat di negara bagian tersebut, demikian rilis tersebut.
Pada hari Sabtu, pemerintah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap hambatan dan tantangan yang ditimbulkan untuk mengambil alih ekspansi Metro Rail.
Rincian Ekspansi Metro Hyderabad
Jaringan Metro Fase I yang ada membentang total sejauh 69 km. Pemerintah negara bagian mengajukan proposal untuk ekspansi Fase II(A) (mencakup 76,4 kilometer) dan Fase II(B) (mencakup 86,1 kilometer) kepada Pemerintah Uni.
Negara Bagian Akan Mengambil Alih Operasi Fase I
Pemerintah negara bagian menyampaikan status terkini dari situasi terkait ekspansi Hyderabad Metro. Meskipun kereta Metro Fase I saat ini berada di bawah manajemen swasta, pemerintah telah mempertimbangkan tantangan teknis, legal, dan operasional yang terlibat dalam pelaksanaan Fase II melalui usaha patungan oleh pemerintah negara bagian dan pemerintah pusat.
Untuk mengatasi isu-isu yang diajukan oleh Pemerintah Pusat, Dewan ini menyetujui keputusan Pemerintah Negara Bagian, yang akan dieksekusi melalui HMRL, untuk mengambil alih jaringan Metro Fase I dari perusahaan L & T. Oleh karena itu, Dewan yang terhormat menegaskan keputusan yang diambil oleh Pemerintah Negara Bagian terkait proses pengambilalihan Metro Fase I dan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Selanjutnya, Dewan ini mendesak Pemerintah Negara Bagian untuk melakukan upaya yang lebih giat guna memperoleh persetujuan Pemerintah Pusat untuk Metro Rail Fase II sesegera mungkin.
Langkah Legislatif dan Kebijakan Baru yang Disetujui
Sebelumnya, Kabinet Negara Bagian Telangana telah menyetujui serangkaian langkah legislatif dan kebijakan yang luas untuk mencerminkan dorongan yang terukur terhadap pengaturan sosial, perluasan kesejahteraan, dan akuntabilitas kelembagaan. Keputusan-keputusan yang mencakup isu mulai dari ujaran kebencian hingga perlindungan ekonomi gig dan infrastruktur publik menunjukkan upaya untuk merespons tantangan sosial dan ekonomi yang muncul sekaligus memperkuat kerangka tata kelola.
RUU Ujaran Kebencian dan Pencegahan Kejahatan
Inti dari keputusan Kabinet adalah persetujuan RUU Telangana tentang Ujaran Kebencian dan Pencegahan Kejahatan Kebencian, 2026. Rancangan peraturan ini berupaya untuk mengatasi kekhawatiran yang terus meningkat terkait konten yang memecah belah dan pidato yang mengganggu keharmonisan komunal. Dengan menargetkan unggahan yang didorong kebencian serta retorika provokatif yang dapat memicu kekerasan atau kerusuhan, RUU ini mencoba menciptakan daya gentar hukum terhadap polarisasi sosial, khususnya di era yang didominasi oleh komunikasi digital yang cepat. (ANI)
(Kecuali judul, kisah ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan diterbitkan dari umpan tersindikasikan.)
MENAFN29032026007385015968ID1110914520