Belakangan ini saya mempelajari sebuah pola perdagangan yang cukup menarik, tentang aplikasi double doji candle. Banyak orang melihat Doji candle dan merasa itu tidak berguna, karena satu Doji saja memang tidak memberikan sinyal beli/jual yang jelas. Tapi saya menemukan, ketika dua atau lebih Doji muncul secara berurutan, situasinya menjadi sama sekali berbeda.



Pertama, mari bahas esensi dari Doji. Bentuk pola lilin ini memiliki harga pembukaan dan penutupan yang hampir sama, membentuk bentuk silang atau T. Ini menunjukkan keragu-raguan pasar, di mana kekuatan beli dan jual seimbang di titik tersebut, tidak ada yang benar-benar mendominasi. Ketidakpastian ini sebenarnya sangat penting, karena sering kali menandakan akan ada terobosan arah yang akan datang.

Strategi yang saya gunakan didasarkan pada pola double doji candle ini. Logika intinya sangat sederhana: satu Doji mewakili keragu-raguan jangka pendek, tetapi dua Doji berturut-turut menunjukkan pasar sedang dalam konsolidasi yang lebih panjang. Masa volatilitas rendah ini biasanya akan ditembus oleh periode volatilitas tinggi. Ketika harga akhirnya memilih arah dan menembus, kekuatannya biasanya cukup besar.

Lalu, bagaimana cara operasinya? Pertama, cari pola double doji candle di puncak tren naik atau dasar tren turun. Kemudian, gambarlah garis resistance di titik tertinggi pola dan garis support di titik terendahnya. Selanjutnya, atur order OCO: satu order buy di atas resistance dan satu order sell di bawah support. Order yang tersentuh dulu yang akan dieksekusi.

Stop loss ditempatkan di ujung lain dari pola double doji candle. Misalnya, jika membeli, letakkan stop loss di bawah titik terendah pola. Kemudian, tetapkan dua target keuntungan: target pertama adalah jarak setinggi pola Doji, saat tercapai, tutup setengah posisi; target kedua adalah dua kali jarak pola Doji, saat tercapai, tutup seluruh posisi.

Saya melihat beberapa contoh nyata di grafik forex. Ada contoh GBP/USD, di mana harga turun dari puncaknya ke area konsolidasi dan membentuk double doji candle yang sangat jelas. Hasilnya, candle berikutnya menembus ke atas, memicu order buy dengan sempurna. Harga dengan mudah mencapai target pertama, lalu terus melaju ke target kedua, sebuah trading yang sangat bagus.

Ada juga contoh gagal. Misalnya USD/CAD, di mana double doji candle muncul di puncak tren naik dan kemudian menembus ke bawah. Meski target pertama tercapai, harga kemudian rebound dan akhirnya stop loss tersentuh. Ini menunjukkan satu hal penting: tidak ada strategi yang sempurna, yang penting adalah menjalankan aturan dengan disiplin dan mengendalikan risiko.

Saat menggunakan pola ini, perlu bersabar. Tidak setiap hari muncul double doji candle yang standar. Tapi begitu muncul, itu adalah peluang trading yang patut diperhatikan. Yang terpenting adalah latihan di akun demo secara cukup, agar bisa mengenali pola ini dengan akurat, sebelum menggunakan dana nyata. Dengan begitu, risiko terhadap modal bisa diminimalkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan