Saya baru saja membaca sebuah wawancara dengan Munger yang membuat saya cukup merenung. Pada dasarnya, orang ini mengatakan sesuatu yang banyak orang tidak ingin dengar: jika kamu tidak bisa tetap tenang saat portofoliomu jatuh 50%, maka kamu tidak cocok menjadi investor saham. Titik.



Munger menekankan bahwa penurunan ini bukanlah pengecualian, melainkan norma jika kamu berinvestasi di pasar saham untuk jangka panjang. Itu terjadi, semua orang mengalaminya. Perbedaan nyata antara orang yang menghasilkan uang dan yang tidak bukanlah sekadar kemampuan menganalisis grafik atau menemukan saham yang menang. Melainkan kemampuan untuk tidak panik saat semuanya berantakan.

Yang menarik adalah bagaimana Munger membahas ini sebagai masalah kekuatan mental, bukan hanya disiplin. Dia mengatakan bahwa investor sejati yang luar biasa tetap tenang seperti filsuf saat pasar gila di sekitar mereka. Setiap abad, terjadi satu atau dua kali pasar melakukan hal-hal gila, dan mereka yang mampu tetap diam di saat-saat itu adalah orang yang membangun kekayaan nyata seiring waktu.

Menurut Munger, volatilitas adalah hal yang alami seperti hukum fisika. Bukan anomali yang harus dihindari, melainkan bagian dari permainan. Dan mereka yang melihatnya demikian, yang menjaga ketenangan mendalam bahkan saat semuanya runtuh, adalah orang yang akhirnya mendapatkan hasil luar biasa. Tidak rumit secara teori, tetapi dalam praktik? Nah, itu cerita lain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan