Saya baru menyadari bahwa banyak trader baru belum tahu apa itu perintah OCO, meskipun ini adalah alat yang sangat berguna untuk melindungi posisi. Jika Anda belum menggunakannya, hari ini saya akan berbagi cara menggunakan perintah OCO dan mengapa itu penting.



Apa itu perintah OCO? Singkatnya, OCO adalah singkatan dari One Cancels the Other — sebuah perintah yang menggabungkan dua fungsi: Mengambil Keuntungan (Take Profit) dan Menghentikan Kerugian (Stop-Loss). Cara kerjanya sangat sederhana: ketika salah satu dari dua perintah diaktifkan, perintah lainnya secara otomatis dibatalkan. Tidak perlu memantau layar sepanjang hari.

Mengapa saya menyarankan Anda menggunakan perintah OCO? Pertama, ini mengotomatisasi seluruh proses — Anda dapat tenang bekerja di tempat lain tanpa takut melewatkan peluang. Kedua, ini membantu mengendalikan risiko secara ketat. Anda tahu sebelumnya jumlah uang yang bersedia hilang atau diperoleh. Ketiga, ini menyelesaikan dua masalah sekaligus dengan satu alat.

Mungkin Anda bertanya-tanya apa itu perintah OCO dan bagaimana menggunakannya dalam praktik? Mari kita lihat contoh saya.

Misalnya, saya membeli 1 BTC dengan harga 99.440 USDT. Tujuannya adalah mengunci keuntungan di level 105.000 USDT tetapi juga ingin membatasi kerugian jika harga turun ke 95.000 USDT. Inilah saatnya menggunakan perintah OCO.

Pengaturannya juga tidak rumit. Pertama, buka sebuah transaksi, dalam contoh ini membeli 1 BTC. Selanjutnya, masuk ke bagian "Tutup Posisi" dan pilih tab "TP/SL". Kemudian, isi target keuntungan 105.000 USDT di bagian Take Profit dan batas kerugian 95.000 USDT di Stop Loss. Terakhir, konfirmasi pesanan.

Apa hasilnya? Jika harga BTC mencapai 105.000 USDT, posisi akan otomatis tertutup dengan keuntungan sebesar 5.560 USDT. Jika harga turun ke 95.000 USDT, kerugian akan dibatasi di level 4.440 USDT. Anda tidak perlu melakukan apa-apa.

Bagaimana cara menggunakan perintah OCO dan mengaturnya dengan benar? Saya punya beberapa saran. Pertama, analisis grafik secara menyeluruh, tentukan level support dan resistance sebelum menempatkan perintah. Kedua, pertimbangkan volatilitas pasar — tempatkan Stop Loss dengan jarak yang aman agar terhindar dari kejutan. Ketiga, hitung risiko: tentukan persentase dana yang bersedia Anda hilangkan, lalu sesuaikan perintah sesuai itu.

Secara umum, apa itu perintah OCO jika bukan cara bagi trader untuk tetap tenang dan mengikuti strategi? Ini adalah alat agar Anda tidak perlu khawatir tentang keputusan jual pada waktu yang tepat. Jika Anda belum mencobanya, saya sarankan mulai hari ini.
BTC1,09%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan