Ilmuwan menciptakan «neurohelm» untuk mengendalikan anjing robot - ForkLog: cryptocurrency, AI, singularitas, masa depan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Snapchat добавит новые ИИ-инструменты для AR 2# Para ilmuwan telah menciptakan «neurohelm» untuk mengendalikan anjing robot

Di Universitas Jiaotong Xi’an, sebuah tim di bawah Profesor Xu Guanghua menciptakan cara mengendalikan anjing robot dengan kekuatan pikiran.

Anjing robot yang dikendalikan oleh pikiran? Sekarang hal itu sudah nyata di Universitas Jiaotong Xi’an milik Tiongkok. Cukup pikirkan “maju” — dan anjing robot bergerak. Tim Profesor Xu Guanghua mewujudkannya dengan teknologi non-invasif antarmuka otak-komputer. #FutureChina pic.twitter.com/3pIL7FffRv

— China Xinhua Sci-Tech (@XHscitech) March 29, 2026

Solusi tersebut didasarkan pada teknologi non-invasif antarmuka otak–komputer (BCI). Teknologi ini menangkap sinyal aktivitas neuron dengan bantuan sensor khusus dan memungkinkan pengendalian yang presisi atas perangkat mekanis.

Xu menggambarkan sistem itu sebagai semacam «remote control di dalam pikiran».

Ketika pengguna membentuk niat seperti «bergerak maju», otak menghasilkan sinyal EEG yang sesuai. Sistem mengumpulkan dan mendekode sinyal tersebut, mengidentifikasi perintah yang dimaksud, mengubahnya menjadi instruksi kendali, lalu mengirimkannya ke anjing robot yang menjalankan tugas.

Pada tahap saat ini, solusi ini mendukung 11 perintah utama seperti bergerak maju, mundur, dan berbelok. Akurasi pengenalan melebihi 95%, dan jeda antara pikiran dan tindakan sekitar satu detik.

Teknologi BCI invasif menawarkan akurasi tinggi, tetapi memerlukan implantasi bedah ke dalam otak. Hal ini membawa risiko tertentu seperti cedera, infeksi, penolakan imun, dan memburuknya kualitas sinyal seiring waktu.

Pendekatan yang dilakukan Guanhua dinilai lebih aman, lebih hemat biaya, dan lebih nyaman bagi pengguna. Namun, sinyal non-invasif kurang akurat, sehingga menyulitkan pengendalian berkelanjutan dan halus secara real-time.

Tim memutuskan untuk menerapkan pendekatan hibrida yang menggunakan model kerja sama antara manusia dan mesin.

«Manusia hanya bertanggung jawab untuk merumuskan niat tingkat tinggi seperti “ke mana harus pergi”. Sementara itu, tugas-tugas yang sangat presisi, berkecepatan tinggi, dan berulang, seperti navigasi otonom, persepsi lingkungan, menghindari rintangan secara dinamis, dan menjalankan gerakan, dikerjakan oleh sistem cerdas milik mesin itu sendiri», — kata Guanhua.

Pendekatan seperti ini meningkatkan efisiensi dan stabilitas solusi, sekaligus memungkinkan mengatasi batasan yang terkait dengan akurasi sinyal non-invasif.

Sang ilmuwan mencatat bahwa untuk mengembangkan BCI, diperlukan terobosan yang rutin dalam bidang teknologi dasar serta integrasi yang mendalam dengan bidang-bidang canggih seperti kecerdasan buatan dan navigasi otonom.

Menurut Guanhua, anjing robot dapat menjadi asisten yang baik bagi orang-orang dengan keterbatasan kemampuan.

Sebagai pengingat, dari 25 hingga 29 Maret, di Beijing berlangsung forum ZGC Forum, di mana para pengembang menunjukkan beragam produk di bidang BCI—mulai dari chip khusus hingga sistem rehabilitasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan