Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya menyadari bahwa banyak pemula di dunia kripto kehilangan uang hanya karena mereka tidak tahu cara menempatkan stop loss dan take profit dengan benar. Ini adalah alat dasar pengelolaan risiko, tetapi tanpa itu, perdagangan berubah menjadi permainan judi.
Semua dimulai dari satu pertanyaan: berapa banyak saya siap kehilangan dalam satu transaksi? Biasanya disarankan untuk tidak mengambil risiko lebih dari 1-2% dari seluruh modal sekaligus. Ini terdengar konservatif, tetapi pendekatan ini memungkinkan untuk berdagang dalam jangka panjang dan tidak menghabiskan akun dalam sebulan.
Selanjutnya, saya melihat level support dan resistance. Ini adalah harga di mana pasar biasanya berbalik arah. Untuk posisi long, saya menempatkan stop loss sedikit di bawah support, dan take profit sedikit di bawah resistance. Untuk posisi short, sebaliknya: stop di atas resistance, dan profit di atas support.
Tapi yang benar-benar membantu adalah rasio risiko terhadap keuntungan. Biasanya saya bekerja dengan rasio 1:3, artinya jika saya berisiko 100 dolar, saya menunggu minimal 300 dolar keuntungan. Tanpa rasio ini, bahkan dengan win rate 50%, bisa tetap mengalami kerugian.
Ambil contoh saya. Saya masuk posisi long di harga 100 USD. Support terlihat di 95, resistance di 110. Saya menempatkan stop di 95 (risiko 5 dolar), dan take profit di 115 (keuntungan 15 dolar). Ini adalah rasio yang tepat.
Untuk posisi short, logikanya sama, tetapi dalam arah yang berlawanan. Masuk di 100, resistance di 105, support di 90. Stop di 105 (risiko 5), dan profit di 85 (keuntungan 15).
Selain itu, indikator teknikal sangat membantu. Moving averages menunjukkan tren, RSI memberi tahu kapan aset overbought, ATR membantu memahami volatilitas dan menempatkan stop loss serta take profit dengan lebih akurat sesuai kondisi pasar saat ini.
Yang utama adalah jangan terpaku hanya pada level-level tertentu. Pasar selalu berubah, dan stop serta profit Anda harus menyesuaikan. Saya secara rutin meninjau posisi saya, melihat apa yang berubah, dan melakukan penyesuaian. Ini tidak menjamin keuntungan, tetapi secara signifikan meningkatkan peluang keberhasilan.