Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sering bingung saat membeli emas apakah yang kita dapat itu benar-benar asli atau palsu? Nah, sebenarnya ada beberapa cara bedain emas asli dan palsu yang cukup mudah dilakukan sendiri di rumah tanpa perlu langsung ke tukang emas.
Cara paling sederhana yang pertama adalah dengan melihat cap atau stempel pada emas tersebut. Biasanya ada tulisan 14K, 18K, 22K atau 24K yang menunjukkan tingkat kemurnian. Ini adalah petunjuk awal yang paling basic. Tapi jangan cuma andalkan ini saja karena palsu juga bisa punya stempel.
Yang lebih akurat, coba lakukan uji magnet. Emas asli tidak akan tertarik pada magnet, jadi kalau emas Anda tertarik berarti ada masalah. Selain itu ada juga uji keramik yang cukup efektif. Gosokkan emas pada permukaan keramik yang belum dilapisi, emas asli akan meninggalkan goresan berwarna emas yang jelas. Kalau yang tertinggal warna hitam atau hilang sama sekali, bisa dipastikan itu palsu.
Testing dengan asam atau cuka juga bisa membantu. Emas asli tidak akan berubah warna saat terkena asam, tapi emas palsu biasanya akan berubah atau pudar. Selain itu perhatikan juga berat dan kepadatannya. Emas itu logam yang cukup berat dan padat, jadi kalau terasa terlalu ringan untuk ukurannya, kemungkinan besar itu bukan emas murni.
Sekarang tentang karat, ini penting dipahami kalau kamu mau tahu cara bedain emas asli dan palsu dengan lebih dalam. 24K itu emas paling murni sampai 99,9% tapi terlalu lembut untuk perhiasan sehari-hari. 22K sudah 91,6% kemurnian dan lebih kuat. 18K punya 75% kemurnian, terang berkilau dan tahan lama, paling populer untuk perhiasan. Sementara 14K dengan 58,5% kemurnian justru paling ideal untuk pemakaian harian karena sangat kuat.
Jadi intinya, semakin rendah karat semakin tahan lama, tapi semakin tinggi karat semakin murni dan berkilau. Untuk hasil yang paling terpercaya sih sebaiknya tetap konsultasi dengan ahli perhiasan yang punya alat uji bersertifikat. Tapi setidaknya dengan tips ini kamu sudah punya gambaran awal sebelum membeli atau mengecek koleksi emas Anda sendiri.