Baru-baru ini saya sedang mempelajari sebuah konsep yang cukup penting namun sering diabaikan saat belajar tentang blockchain — yaitu apa itu TPS. Sebenarnya, ini sangat mempengaruhi keberhasilan sebuah jaringan blockchain.



TPS adalah apa? Singkatnya, ini adalah jumlah transaksi yang dapat diproses oleh sebuah blockchain dalam setiap detik. Ini mirip seperti mengukur kecepatan dari sebuah sistem pembayaran. Untuk standar perbandingan, sistem tradisional seperti VISA dapat memproses sekitar 1.500 hingga 2.000 transaksi per detik — angka yang cukup besar.

Namun ketika melihat Bitcoin dan Ethereum, dua blockchain tertua, angka TPS mereka jauh lebih rendah. Bitcoin hanya sekitar 5 TPS, sedangkan Ethereum sekitar 10 TPS. Mengapa begitu? Karena keduanya dirancang dengan tingkat desentralisasi yang tinggi, yang memastikan keamanan dan transparansi tetapi juga memperlambat kecepatan pemrosesan.

Saya melihat bahwa TPS sangat terkait langsung dengan kemampuan aplikasi nyata dari proyek Web3. Jika Anda ingin membangun aplikasi DeFi, game on-chain, atau marketplace NFT, Anda membutuhkan jaringan dengan TPS yang cukup tinggi untuk menangani volume transaksi besar tanpa mengalami kemacetan. Pengguna saat ini mengharapkan pengalaman yang setara dengan layanan terpusat tradisional, jadi jika jaringan lambat, mereka akan pergi.

Beberapa blockchain telah mencapai kemajuan signifikan dalam meningkatkan TPS. Hedera saat ini memimpin dengan TPS nyata sebesar 1.909 dan mampu mencapai hingga 3.287, menggunakan model tata kelola berbasis dewan. Solana juga mengesankan dengan 777 TPS saat ini dan maksimum 1.624 TPS. Selanjutnya ada TRON dengan 91,27 TPS saat ini, opBNB dengan 57,4 TPS, dan BNB Chain dengan 52,5 TPS. Masing-masing blockchain ini memiliki pendekatan berbeda untuk menyeimbangkan kecepatan dengan keamanan.

Namun, ini yang ingin saya tekankan — TPS bukan satu-satunya faktor. Ketika Anda meningkatkan TPS, Anda harus siap mengorbankan desentralisasi dan keamanan. Ada blockchain yang mengoptimalkan ukuran blok atau menggunakan solusi off-chain, tetapi ini bisa mempengaruhi independensi jaringan.

Yang penting adalah menemukan keseimbangan yang tepat. Alih-alih hanya mengejar angka TPS tertinggi, kita harus mencari blockchain yang mampu mempertahankan kecepatan transaksi yang baik sekaligus menjaga keamanan dan desentralisasi. Itulah kunci agar Web3 benar-benar dapat diterapkan secara luas. Saya sedang mengikuti perkembangan blockchain ini di Gate untuk melihat bagaimana teknologi blockchain terus maju.
BTC1,97%
ETH3,69%
HBAR5,26%
SOL0,96%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan