Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya telah melihat angka PDB per kapita pada tahun 2025 dan sangat mengejutkan melihat kesenjangan besar antar wilayah. Negara-negara termiskin di dunia benar-benar terkonsentrasi di Afrika Sub-Sahara dan Asia Selatan.
Sudan Selatan berada di posisi teratas dengan hanya 251$ per orang, diikuti oleh Yaman dengan 417$ dan Burundi dengan 490$. Jujur saja, sulit dibayangkan. Tidak jauh di belakang, ada Republik Afrika Tengah, Malawi, Madagaskar... mayoritas negara termiskin di dunia berada di benua Afrika.
Yang mengejutkan saya adalah bahwa bahkan negara-negara seperti RDC, Niger, dan Somalia, meskipun memiliki sumber daya alam, tetap terjebak dengan PDB per kapita di bawah 800$. Dan kemudian ada negara-negara seperti Myanmar, Nepal, dan Bangladesh yang melengkapi daftar negara paling miskin secara umum.
Tren ini jelas: Afrika Barat dan Afrika Tengah mendominasi peringkat yang kurang menguntungkan ini. Tantangan ekonomi dan politik di wilayah ini menjelaskan mengapa negara-negara termiskin di dunia tetap terjebak dalam siklus ini. Ini menjadi pengingat akan pentingnya investasi dalam infrastruktur dan stabilitas politik.