Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trump Dikabarkan Siap Akhiri Perang Iran Meski Selat Hormuz Belum Dibuka
Presiden Donald Trump dikabarkan bersedia mengakhiri konflik dengan Iran tanpa harus membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.
Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump menyampaikan kepada para penasihatnya bahwa penyelesaian konflik tidak harus bergantung pada pembukaan kembali jalur tersebut.
Keputusan ini menandai perubahan pendekatan dari sebelumnya, di mana pembukaan Selat Hormuz sempat menjadi fokus utama. Pemerintah AS kini lebih menitikberatkan pada pencapaian tujuan strategis lain, seperti melemahkan kekuatan militer Iran, termasuk angkatan laut dan kemampuan rudalnya.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak global, sehingga penutupannya telah memicu lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok internasional.
Pemerintah AS menilai bahwa upaya memaksa pembukaan jalur tersebut dapat memperpanjang konflik lebih lama dari target yang diinginkan. Oleh karena itu, opsi diplomasi mulai dipertimbangkan sebagai langkah lanjutan setelah operasi militer mencapai target utama.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada negosiasi langsung antara kedua negara untuk mengakhiri perang. Situasi ini membuat ketidakpastian geopolitik tetap tinggi, terutama terhadap stabilitas pasar energi dan keuangan global.
Pernyataan terbaru Trump ini menjadi sinyal bahwa arah konflik mulai bergeser, dari fokus militer menuju kemungkinan penyelesaian diplomatik, meskipun risiko eskalasi masih tetap membayangi.