Baru saja melihat sebuah putusan penting dari pengadilan Austria, kasus penipuan kripto ini benar-benar mengejutkan karena skala yang sangat besar. Lima orang dinyatakan bersalah atas penipuan EXW-Token, dengan jumlah kerugian mencapai 21,6 juta dolar AS, menjadikannya salah satu kasus penipuan kripto terbesar dalam sejarah Austria.



Metode yang digunakan dalam kasus ini sebenarnya cukup tipikal. Kelompok ini menjanjikan investor bahwa mereka akan mendapatkan keuntungan harian sebesar 0,1% hingga 0,32% dari token yang sama sekali tidak ada, terdengar sangat tidak masuk akal, bukan? Mereka juga menggunakan merek EXW untuk membungkus berbagai proyek seperti perusahaan properti, layanan penyewaan mobil, dan lain-lain agar menipu orang. Hasilnya, mereka berhasil menipu setidaknya 40.000 investor, dengan kerugian total sekitar 20 juta euro.

Yang paling gila adalah bagaimana mereka menghabiskan uang tersebut. Mereka memboroskan di Dubai, membeli mobil mewah, menyewa pesawat pribadi, mengadakan pesta mewah di klub eksklusif. Ada yang bahkan memasang akuarium hiu di rumah, dan penuh dengan uang tunai di mana-mana. Gaya hidup seperti ini benar-benar seperti langsung keluar dari film Hollywood.

Berdasarkan peran mereka dalam seluruh penipuan ini, Pengadilan Distrik Klagenfurt menjatuhkan hukuman. Dua orang masing-masing dihukum 5 tahun penjara, dua lainnya 30 bulan (21 bulan di antaranya dengan masa percobaan), dan satu orang lagi dihukum 18 bulan percobaan. Perlu dicatat bahwa Benjamin Herzog dan Pirmin Troger, dua pendiri dompet EXW, sudah mengaku bersalah sejak September 2023 dan masing-masing dihukum 5 tahun. Pendiri ketiga, Manuel Batista, hingga saat ini masih belum tertangkap.

Pengadilan secara tegas menyatakan bahwa ini bukan sekadar proyek yang gagal, melainkan penipuan yang direncanakan dengan matang sejak awal, tanpa konsep keuntungan nyata sama sekali.

Kasus ini sebenarnya mencerminkan masalah yang lebih besar. Penipuan kripto saat ini benar-benar merajalela, menurut laporan FBI tahun lalu, kerugian mencapai 5,6 miliar dolar AS pada tahun 2023 saja, meningkat 45% dibanding tahun sebelumnya. Baru-baru ini, pengadilan di Prancis mengadili kasus 20 orang yang terlibat, dengan kerugian sekitar 30 juta dolar AS. Di India, ada yang dihukum 5 tahun karena menipu lebih dari 20 juta dolar AS melalui penipuan pertukaran palsu. Di Amerika Serikat, ada yang didenda lebih dari 3,6 juta dolar dan dihukum 20 tahun karena skema Ponzi.

Polisi Irlandia melaporkan bahwa lebih dari 45% kasus penipuan investasi di negara mereka melibatkan cryptocurrency. Angka ini benar-benar menunjukkan masalahnya. Otoritas pengawas saat ini semakin keras menindak kejahatan semacam ini, tetapi tampaknya para penipu tetap terus bermunculan. Inilah sebabnya mengapa investor harus lebih waspada sekarang, jangan sampai tertipu oleh janji keuntungan tinggi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan