Belakangan ini saya melihat bahwa dompet dingin Ko Wen-je disita oleh pihak berwenang dan masih dalam proses pembongkaran, hal ini membuat saya teringat akan satu pertanyaan yang banyak orang bingung: Apakah dompet dingin benar-benar seaman itu?



Sebenarnya, dompet cryptocurrency tidak serumit yang dibayangkan, secara sederhana adalah sebuah media digital yang digunakan untuk menyimpan, mengirim, dan menerima aset virtual. Inti dari dompet adalah tiga hal: private key, public key, dan alamat. Di antaranya, private key adalah yang paling penting karena hanya pemilik private key yang bisa mengakses aset di dalam dompet, dan inilah sebabnya private key tidak boleh pernah bocor.

Di pasar, ada dua jenis dompet utama. Dompet panas adalah yang terhubung ke internet, termasuk dompet di bursa, plugin browser seperti MetaMask, atau aplikasi di ponsel. Keuntungannya adalah transaksi yang cepat dan mudah, cukup tanda tangan lalu bisa menarik dana, tetapi risikonya juga jelas—peretas bisa menyerang kapan saja. Terutama dompet panas dari bursa terpusat, meskipun secara nominal adalah milikmu, kontrolnya sebenarnya tidak sepenuhnya di tanganmu, sama seperti mempercayakan aset ke bursa. Contohnya adalah kebangkrutan FTX yang menunjukkan masalah ini, banyak aset akhirnya tidak bisa dikembalikan.

Sebaliknya, dompet dingin adalah perangkat keras yang menyimpan private key secara offline, seperti USB atau hard drive fisik. Saat ingin menggunakan aset, baru perangkat tersebut dihubungkan ke komputer, sehingga risiko diretas sangat berkurang. Inilah alasan mengapa dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah risiko di bursa meningkat pada tahun 2022, semakin banyak orang memindahkan aset dari bursa besar dan bursa terkenal lainnya ke dompet dingin. Data menunjukkan bahwa pada tahun itu saja, sekitar 450.000 Bitcoin dipindahkan dari dompet panas bursa, dan permintaan terhadap dompet dingin meningkat secara signifikan.

Namun, jujur saja, dompet dingin juga tidak sempurna. Pertama adalah biaya—merk seperti Ledger dan Trezor mematok harga antara 100 hingga 250 dolar AS, tidak murah. Kedua adalah tingkat kesulitan operasionalnya, agak rumit bagi pemula. Yang paling penting, kekurangan dompet dingin juga termasuk risiko saat membeli—harus beli langsung dari pabrik, dan saat barang tiba harus memastikan kemasan lengkap, jika tidak, orang dengan niat buruk mungkin sudah menginstal perangkat lunak peretas.

Ada satu kekurangan lain dari dompet dingin yang sering diabaikan: meskipun penyimpanan offline lebih aman, jika secara tidak sengaja kehilangan perangkat keras tersebut, atau lupa private key dan seed phrase, aset tidak akan pernah bisa ditemukan kembali. Sebaliknya, selama ingat private key dan seed phrase, meskipun perangkat hilang, aset tetap bisa dipulihkan karena sebenarnya tersimpan di blockchain, dan perangkat keras hanyalah alat untuk membacanya.

Jadi, cara terbaik adalah menggunakan keduanya. Untuk transaksi sehari-hari, gunakan dompet panas (MetaMask atau Trust Wallet keduanya bagus), dan untuk aset jangka panjang simpan di dompet dingin. Dengan begitu, kamu bisa menikmati kemudahan transaksi sekaligus melindungi sebagian besar aset dari risiko. Kekurangan dompet dingin memang ada, tetapi dibandingkan risiko di bursa, pilihan ini tetap lebih andal. Terutama di masa pasar yang tidak pasti seperti sekarang, menyimpan aset sendiri memang terasa lebih aman dan tenang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan