Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saya menemukan sebuah kisah menarik yang hingga saat ini menimbulkan banyak pertanyaan di komunitas crypto. Ini tentang Dorian Nakamoto dan dugaan kaitannya dengan penciptaan Bitcoin.
Semua berawal pada Maret 2014, ketika majalah Newsweek menerbitkan sebuah artikel yang mengklaim telah menemukan pencipta Bitcoin. Target mereka adalah Dorian Nakamoto, seorang insinyur dari California, yang lahir di Jepang pada tahun 1949. Memang, profilnya tampak cocok dengan apa yang mereka cari: dia adalah seorang fisikawan, memiliki pandangan libertarian, dan memahami kriptografi.
Namun di sinilah drama mulai muncul. Dorian Nakamoto segera membantah klaim tersebut. Dia mengatakan bahwa artikel itu sama sekali tidak benar dan bahwa dia tidak memiliki kaitan dengan Bitcoin. Komunitas terbagi menjadi dua kubu — ada yang yakin bahwa Newsweek telah menebak dengan tepat, dan ada yang skeptis.
Yang menarik, Dorian Nakamoto tidak pernah memberikan jawaban tegas kepada wartawan. Setelah keributan media ini, dia lebih memilih mundur dari kehidupan publik. Hal ini justru menambah misteri seputarnya.
Kisah Dorian Nakamoto bagi saya sangat menarik karena beberapa alasan. Pertama, Bitcoin saat ini bernilai mencapai miliaran dolar, jadi pengetahuan tentang penciptanya sangat penting. Kedua, seluruh kasus ini menunjukkan betapa pentingnya anonimitas dan privasi di internet. Bahkan jika hari ini kita tidak tahu siapa sebenarnya yang menciptakan Bitcoin, itu sendiri sudah sangat mengagumkan.
Dorian Nakamoto sendiri bisa digambarkan sebagai orang yang tanpa sengaja terseret ke dalam sorotan. Apakah dia benar Satoshi Nakamoto? Kemungkinan besar kita tidak akan pernah tahu. Identitas asli dan perannya dalam penciptaan Bitcoin tetap menjadi misteri yang terus memikat para penggemar crypto hingga hari ini.