Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sejenis gerakan kontroversial muncul di jaringan Monero yang layak mendapatkan perhatian. Potensi komputasi jaringan ini mengalami perubahan dramatis, dari kurang dari 2% menjadi 27% dalam beberapa bulan. Hal ini menimbulkan banyak perbincangan di komunitas tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan desentralisasi jaringan.
Di balik ini ada Sergey Ivancheglo, salah satu pendiri IOTA, yang mempromosikan proyek Qubic-nya. Yang menarik adalah bahwa Qubic menggunakan mekanisme yang disebut bukti kerja berguna (uPoW) yang mendorong penambangan CPU secara besar-besaran di Monero. Ivancheglo menyebut ini sebagai demonstrasi ekonomi dari teknologinya, meskipun dia mengakui bahwa hal ini bisa mempengaruhi operasi normal Monero.
Yang memicu perdebatan lebih jauh adalah sikap terhadap hal ini. Sementara Sergey Ivancheglo membantah memiliki niat jahat, dia juga jujur dengan mengakui bahwa tindakannya bisa mengganggu jaringan. Bahkan dia mengumumkan bahwa Qubic akan berhenti melaporkan secara publik kontribusinya terhadap potensi komputasi mulai dari waktu tertentu, dengan alasan untuk meningkatkan kesadaran tentang risiko pengendalian 51%.
Peristiwa ini menyoroti sesuatu yang tidak ingin dihadapi banyak orang di komunitas: seberapa rentankah sebuah jaringan ketika seorang aktor dengan sumber daya yang cukup memutuskan untuk memusatkan kekuatan komputasi. Terlepas dari niatnya, eksperimen ini menunjukkan bahwa desentralisasi bukan hanya konsep teknis, tetapi sesuatu yang membutuhkan pengawasan terus-menerus.