Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya melihat banyak teman masih bingung tentang apa itu (DOM) Dominasi BTC dan mengapa kita harus peduli padanya. Hari ini saya akan berbagi gambaran singkat tentang indikator ini, karena ini benar-benar penting jika Anda ingin memahami lebih dalam tentang cara kerja pasar crypto.
Dominance itu apa? Singkatnya, Dominasi BTC adalah persentase kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar seluruh mata uang kripto. Ini menunjukkan tingkat dominasi Bitcoin dibandingkan altcoin lainnya. Rumusnya sangat mudah: jika Bitcoin menguasai 9 miliar USD dan semua altcoin bersama-sama 1 miliar USD, maka DOM = 9/(9+1) = 90%. Saat ini, indikator ini berkisar sekitar 55%, lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya tetapi masih di bawah puncaknya 90% di awal-awal.
Mengapa dominance penting? Bitcoin dianggap sebagai mata uang utama, "raja dari crypto". Kebanyakan orang yang ingin masuk ke pasar harus membeli BTC atau USDT terlebih dahulu, dan ketika altcoin turun tajam, mereka memindahkan dana kembali ke Bitcoin untuk melindungi modal. Itulah sebabnya dominance memiliki pengaruh besar terhadap seluruh pasar.
Pasar crypto biasanya mengalami 4 skenario utama. Pertama, BTC naik diikuti seluruh pasar naik — ini adalah skenario terbaik, arus dana masuk ke BTC dan altcoin. Kedua, BTC naik tetapi altcoin turun — saat ini arus dana dari altcoin atau dari luar pasar masuk ke Bitcoin, sehingga DOM meningkat. Ketiga, BTC turun diikuti pasar turun — skenario ini paling sering terjadi, karena saat raja sakit, seluruh istana akan goyah. Keempat, BTC bergerak sideways atau sedikit turun sementara altcoin sideways atau naik — saat ini Bitcoin sedang menguat, bersiap untuk kenaikan berikutnya dari altcoin.
Ketika dominance meningkat, Anda perlu tahu cara menghadapinya. Jika DOM naik dan harga BTC naik tajam, itu adalah sinyal kepercayaan pasar kembali kuat, trader menjual altcoin untuk membeli Bitcoin. Jika DOM naik tetapi harga BTC turun, saat ini altcoin akan turun lebih tajam, banyak investor akan menjual USDT untuk menghindari kerugian besar. Jika DOM turun dan harga BTC naik, sebagian besar altcoin akan naik lebih kuat daripada BTC. Jika DOM turun dan BTC juga turun, Anda harus mengamati arus modal dengan hati-hati — altcoin mungkin turun mengikuti tetapi kemudian rebound dan lebih tinggi dari sebelumnya.
Ketika dominance meningkat, modal dari altcoin secara perlahan dialihkan ke Bitcoin, sehingga altcoin sulit untuk naik secara signifikan. Tapi tetap ada proyek-proyek potensial yang bisa membuktikan nilai mereka dan melakukan lonjakan besar. Oleh karena itu, strategi terbaik saat ini adalah membeli dan hold altcoin berkualitas baik, yang memiliki produk nyata, dan yang terpenting jangan terlalu mengejar harga yang terlalu tinggi.
Melihat kembali sejarah, tahun 2016 Bitcoin di bawah 100 USD, saat itu belum ada Ethereum, BTC menguasai lebih dari 90% kapitalisasi pasar. Tahun 2017, BTC melonjak keras, di pertengahan tahun aktivitas ICO meledak, DOM turun ke hanya 35%, terendah saat itu karena Ethereum naik hingga 30% karena permintaan beli ETH untuk ikut ICO. Akhir 2017, DOM pulih ke atas 65% saat BTC menyentuh 20.000 USD. Pada pertengahan 2018, DOM turun ke 33% karena para whale mengambil keuntungan, lalu naik kembali ke 45%. Akhir 2018, BTC jatuh tajam tetapi DOM tetap sekitar 50%. Pada April 2019, DOM berada di 50-55% saat investor kembali percaya. Tahun 2020, setelah BTC jatuh dari 3800 USD ke 41000 USD, DOM melonjak hampir 74%. Dan sekarang, kita melihat apa itu dominance dalam konteks baru — sebuah indikator yang berada di level seimbang 55%, mencerminkan distribusi modal antara BTC dan altcoin.
Selain BTC Dominance, Anda juga harus mengikuti indikator lain seperti TOTAL, TOTAL2, DEFI, USDT.D — ini membutuhkan pengalaman nyata dan intuisi dalam membaca aliran uang. Itulah sebabnya pemula sering kali mengalami kerugian besar. Jika ingin mengikuti tren pasar, selalu perhatikan indikator ini sebagai kunci utama.