Santander dan Mastercard Uji Coba Agentic Commerce

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sebuah agen AI baru-baru ini membeli kaus—pembelian yang tampak biasa namun tetap menandai dua tonggak penting bagi perdagangan berbasis agen.

Pertama, transaksinya terjadi di Spanyol, menjadikannya pembayaran agentic pertama yang sepenuhnya dilakukan di Eropa. Kedua, transaksinya diproses oleh Banco Santander, untuk pertama kalinya transaksi commerce agentic dijalankan di dalam lingkungan perbankan yang teregulasi.

Uji coba tersebut, yang difasilitasi oleh platform Mastercard Agent Pay, dirancang untuk memastikan bahwa agen AI dapat menyelesaikan transaksi sementara bank dan pelanggan tetap memiliki visibilitas serta kendali penuh. Dengan berhasil beroperasi di bawah standar kepatuhan yang ketat dari institusi keuangan teregulasi, pilot ini menawarkan cetak biru awal tentang bagaimana pembayaran agentic dapat diintegrasikan ke dalam perbankan.

Memperluas Cakupan

Sejak meluncurkan Agent Pay tahun lalu, Mastercard dengan cepat memperluas jangkauan platformnya. Pada bulan November, perusahaan ini melakukan uji coba di UEA bersama Majid Al Futtaim, konglomerat ritel dan perhotelan, termasuk sebuah use case yang memungkinkan agen AI membeli tiket film di bioskop lokal.

Dalam sebuah AI summit baru-baru ini di India, Mastercard menjalankan pilot commerce agentic lainnya dengan cakupan yang diperluas. Uji coba itu menggabungkan kartu yang diterbitkan oleh Mastercard dari dua bank, bersama dengan beberapa payment processor dan merchant—menunjukkan bagaimana model tersebut dapat berfungsi di seluruh ekosistem yang lebih kompleks.

Menskala Infrastruktur

Saat agen AI mengambil peran yang lebih besar dalam pembayaran, isu seperti keamanan, akurasi, dan privasi menjadi perhatian utama. Membangun kerangka kerja yang tahan lama itu penting—salah satu alasan perusahaan teknologi besar mengembangkan protokol commerce agentic yang mendefinisikan bagaimana agen melakukan autentikasi, bertransaksi, dan beroperasi dalam pagar pelindung (guardrails) yang ditetapkan.

Pilot Mastercard dan Banco Santander menunjukkan bahwa commerce agentic dapat berfungsi di dalam infrastruktur regulasi dan keuangan yang ada. Namun, menskalakannya tetap akan menjadi tantangan. Risiko mulai dari penipuan dan penyalahgunaan hingga kesalahan teknis menegaskan kebutuhan akan kontrol yang kuat.

Banco Santander telah menyatakan bahwa pihaknya akan terus menguji commerce agentic secara internal dan menjajaki use case tambahan. Sementara itu, Mastercard diperkirakan akan terus memperluas Agent Pay secara global—mungkin melampaui transaksi konsumen dan masuk ke pembayaran komersial serta enterprise.

0

                    BAGIAN (SHARES)

0

                TAYANGAN (VIEWS)
            

            

            

                Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di LinkedIn

Tag: Commerce AgenticAI AgentsAI CorporationMastercardSantander

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan