Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya telah belajar selama bertahun-tahun bahwa pasar kripto adalah pasar tren. Jika sebuah tren mulai bergerak, biasanya tren tersebut akan tetap dalam arah yang sama. Itulah sebabnya saya selalu melihat kerangka waktu yang lebih besar — apa pun yang terjadi di grafik 4 jam, arah akhirnya ditentukan oleh grafik mingguan. Oleh karena itu, saya hanya menggunakan kerangka waktu yang lebih kecil untuk masuk ke posisi dalam tren yang lebih besar.
Bagaimana saya mengenali tren bullish? Sangat sederhana: Harga secara konsisten membuat higher high dan higher low. Itu adalah tanda pengenal. Jika saya melihat grafik harian atau mingguan dan harga tidak menembus salah satu level terendah sebelumnya, saya tahu bahwa tren kenaikan masih utuh. Itu memberi saya kepercayaan diri untuk tetap optimis.
Yang menarik adalah: Tidak ada yang bergerak secara linier ke atas. Kerangka waktu yang lebih kecil sering menunjukkan penurunan, sementara kerangka waktu yang lebih besar hanya berkonsolidasi. Saya pernah melihat grafik yang tampak hanya bergerak sideways, tetapi ketika saya melihat kerangka waktu yang lebih kecil, saya melihat harga turun sekitar 30-40 persen. Jika kemudian harga jatuh ke zona kunci — yaitu ke level higher low sebelumnya — itu bisa menjadi titik masuk yang sempurna. Targetnya adalah mencapai level tertinggi baru.
Dalam tren bearish, kebalikannya berlaku. Harga membentuk lower high dan lower low. Itu adalah sinyal bahwa pergerakan turun masih berlangsung. Jika saya ingin melakukan short dan kerangka waktu yang lebih kecil memberi sinyal lonjakan ke zona atas kerangka waktu yang lebih besar, saya mencari peluang short di sana. Targetnya adalah level terendah baru.
Tapi di sinilah kebanyakan trader kehilangan uang: saat terjadi perubahan tren. Jika orang pesimis dan tren tiba-tiba berkembang menjadi bullish, mereka tidak bisa menerimanya dan terus menjual. Dan jika mereka optimis dan tren berbalik, mereka tetap membeli meskipun harga sedang turun.
Bagaimana saya mengenali perubahan tren? Dengan metode yang sama. Jika tren naik pecah, saya melihat harga menembus lower high. Kemudian saya bisa mengubah pandangan saya dari bullish menjadi netral atau bearish. Ada yang mengambil keuntungan di situ, ada juga yang membuka posisi short. Tergantung trader-nya.
Dalam tren turun, kebalikannya: jika harga menembus higher high, itu adalah sinyal bahwa tren berbalik dari bearish ke bullish.
Itulah semua yang perlu diketahui. Bersikaplah optimis saat tren bullish, pesimis saat tren bearish. Dan jika tren berubah, ubah pendapatmu. Itu satu-satunya cara untuk sukses jangka panjang dan menghindari kehilangan seluruh uangmu.