Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Berapa banyak orang yang masuk ke futures lalu mengalami margin call dalam beberapa hari? Jawabannya adalah sangat banyak. Dan sebagian besar penyebabnya bukan karena pasar buruk, melainkan karena mereka tidak memahami cara menghitung leverage futures dan pengelolaan risiko. Hari ini saya akan menjelaskan agar Anda mengerti dalam 5 menit.
Pertama, Anda perlu tahu ada 2 mode margin utama: Isolated dan Cross. Dalam Isolated, jumlah dana yang Anda margin(misalnya 1.000 USD) akan menjadi batas kerugian maksimal. Jika posisi dilikuidasi, Anda hanya kehilangan jumlah tersebut saja, sisanya di dompet tetap aman. Sedangkan Cross berbeda - seluruh saldo akun (misalnya 3.000 USD) akan digunakan untuk menjaga posisi, dan dalam kasus terburuk, Anda bisa kehilangan seluruh akun. Jadi pilihan pertama selalu adalah Isolated. Vậy nên lựa chọn đầu tiên luôn là Isolated.
Sekarang ke bagian yang lebih sulit - cara menghitung leverage futures. Leverage memungkinkan Anda bertransaksi dengan jumlah yang lebih besar dari modal asli. Dengan 100 USD dan leverage x5, Anda bisa membuka posisi senilai 500 USD. Dengan x10, maka 1.000 USD. Terdengar menarik, tetapi risiko juga meningkat secara eksponensial.
Cara tercepat memahami risiko adalah menggunakan rumus ini: persentase penurunan harga yang menyebabkan margin call adalah sekitar 100 dibagi leverage. Jadi x5 → penurunan harga 20% akan margin call. x10 → penurunan 10% akan margin call. x20 → penurunan 5% akan margin call. Anda lihat kan, semakin tinggi leverage, Anda hanya perlu mengalami fluktuasi kecil saja, permainan selesai.
Ada satu hal lagi yang sering diabaikan orang. Ketika Anda menggunakan leverage terlalu tinggi (x30, x40 ke atas), platform akan membatasi jumlah dana yang digunakan untuk menjaga posisi, hanya menggunakan setengah atau dua pertiga dari margin, sisanya dipotong biaya asuransi. Hal ini membuat Anda lebih mudah mengalami margin call dan tidak punya waktu untuk bangkit kembali.
Lalu, bagaimana cara menghitung leverage futures agar trading aman? Pertama, selalu gunakan Margin Isolated. Kedua, gunakan leverage yang moderat (x5 sampai x10) jika Anda pemula. Ketiga, hitung dengan cermat titik likuidasi sebelum membuka posisi. Keempat, gunakan leverage tinggi (x20 ke atas) hanya untuk trading jangka sangat pendek dan saat Anda benar-benar tahu apa yang sedang dilakukan.
Jika modal kecil, menggunakan x5 adalah pilihan yang tepat - risiko sedang, mudah dikelola, dan peluang untuk bertahan saat harga berbalik arah. Cara menghitung leverage futures yang benar akan membantu Anda bertahan lebih lama di pasar. Itu adalah hal terpenting.