Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana beberapa pergerakan harga terasa aneh? Di situlah memahami pola grafik Bart Simpson menjadi sangat berguna. Saya berbicara tentang pola khas di mana Anda melihat lonjakan tajam, lalu harga hanya diam di sana mengkonsolidasi dengan hampir tidak ada pergerakan, dan kemudian boom—langsung jatuh kembali ke posisi awal. Seluruh pola ini agak mirip dengan kepala berduri karakter tersebut, dari situlah nama pola ini berasal.



Yang menarik dari pola ini adalah apa yang biasanya diisyaratkan. Kebanyakan saat Anda melihat pola Bart Simpson terbentuk, itu memberi tahu Anda bahwa kenaikan harga tersebut bukanlah momentum nyata—biasanya ini adalah manipulasi pasar atau kurangnya tekanan beli untuk mempertahankan pergerakan tersebut. Itu sebenarnya informasi berharga jika Anda tahu cara membacanya.

Bagi trader yang ingin memanfaatkan ini, strategi umumnya adalah menunggu fase konsolidasi tersebut pecah. Setelah Anda melihat pola berkembang, Anda bisa membuka posisi short dan menunggu penurunan yang tak terelakkan. Risiko/imbalan bisa cukup bersih karena Anda memiliki target yang jelas tepat di posisi awal.

Tentu saja, seperti setup teknikal lainnya, ini bukanlah solusi ajaib. Pola grafik Bart Simpson bekerja paling baik ketika Anda menggabungkannya dengan manajemen risiko yang solid dan tidak hanya mengandalkan pengenalan pola saja. Selalu hormati stop-loss Anda dan jangan terlalu besarkan posisi hanya karena pola terlihat sempurna secara tekstual. Itulah cara Anda bertahan di pasar ini dalam jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan