Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja meninjau data ekosistem stablecoin dan menemukan beberapa hal yang cukup menarik. Perubahan yang sedang terjadi di pasar ini mungkin lebih dalam dari yang banyak orang bayangkan.
Total pasokan stablecoin telah menembus angka 300 miliar dolar AS, meningkat sekitar 80 miliar dolar sejak Februari. Terdengar angka yang tidak besar, tetapi jika dilihat dari tingkat pertumbuhan bulanan—sekitar 6,5%—kecepatan ini sebenarnya sedang mempercepat. Yang lebih penting, ini mencerminkan bahwa modal sedang melakukan penataan ulang. Secara historis, pergerakan likuiditas seringkali mendahului pergerakan harga, jadi sinyal ini patut diperhatikan.
USDC baru-baru ini mengeluarkan sekitar 80 miliar dolar AS pasokan baru, dan kapitalisasi pasarnya telah mencapai 77,50 miliar dolar AS. Pertumbuhan ini didukung oleh aktivitas di berbagai blockchain seperti Ethereum, Solana, dan Cardano. Sementara itu, volume transaksi 24 jam USDT mencapai 64,04 miliar dolar. Apa arti dari lonjakan volume ini? Menunjukkan bahwa stablecoin telah bertransformasi dari sekadar alat transaksi menjadi darah kehidupan pasar.
Di level bursa juga terjadi perubahan. Saldo stablecoin di platform perdagangan telah meningkat ke angka 66,5 miliar dolar, mencapai rekor tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Biasanya, apa arti ini? Likuiditas sedang mengalir ke tempat yang lebih mudah dan cepat digunakan. Dengan kata lain, mungkin ada lebih banyak modal siap pakai di luar pasar. Rasio pasokan stablecoin juga meningkat secara stabil, yang semakin menguatkan bahwa daya beli sedang kembali ke ekosistem.
Dari segi penggunaan nyata, volume transaksi USDC dalam 30 hari terakhir meningkat sekitar 160%, sementara perputaran USDT naik 140%. Ini bukan hanya permainan spekulan ritel; sebagian besar aktivitas terkait kebutuhan settlement yang sebenarnya. Partisipasi institusi juga semakin cepat—aktivitas settlement stablecoin Visa telah mencapai tingkat operasional sekitar 4,5 miliar dolar AS per tahun. Pertumbuhan aset nyata yang dimodifikasi menjadi token ini meningkat 66%, mendekati 23,6 miliar dolar, menciptakan permintaan tambahan untuk stablecoin sebagai alat settlement.
Perubahan di bidang B2B paling menunjukkan tren ini. Penggunaan stablecoin untuk pembayaran bisnis meningkat dari sekitar 1 juta dolar per bulan di awal 2023 menjadi lebih dari 6 miliar dolar per bulan di pertengahan 2025. Kecepatan pertumbuhan ini mencerminkan bahwa stablecoin sedang bertransformasi dari sekadar alat transaksi menjadi bagian dari infrastruktur keuangan operasional.
Di sisi regulasi, langkah-langkah juga sedang diambil. Korea Selatan mendorong legislasi pengaturan stablecoin, Inggris sedang meninjau kerangka pembayaran kripto. Dengan standar kepatuhan yang semakin baik, lembaga keuangan menjadi lebih nyaman berinteraksi dengan ekosistem ini.
Melihat ke depan, ada prediksi bahwa total pasar stablecoin bisa mencapai 1 triliun dolar AS pada akhir 2026. Jika tren adopsi saat ini berlanjut, volume transaksi tahunan bisa tetap di kisaran 33 triliun dolar. Tapi, pertumbuhan ini juga membawa risiko—ketidakpastian regulasi sangat bervariasi di berbagai yurisdiksi, dan penerbit harus mengelola integritas jaminan, likuiditas, serta potensi risiko sistemik.
Namun satu hal yang menjadi sangat jelas: stablecoin tidak lagi sekadar alat untuk memindahkan dana antar bursa. Mereka sedang menjadi jalur keuangan yang menghubungkan pasar kripto, sistem pembayaran, investasi institusional, dan aset tokenisasi.
Jadi, pertanyaan utama saat ini mungkin bukan apakah stablecoin akan terus tumbuh, tetapi bagaimana mereka akan terintegrasi secara mendalam ke dalam sistem keuangan global dalam beberapa tahun ke depan. Lonjakan pasokan stablecoin ini mungkin memiliki arti yang jauh lebih besar untuk siklus berikutnya daripada sekadar data permukaan.