Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini di komunitas banyak orang membahas fenomena "pancingan" di pasar kripto, saya juga menyadari bahwa ini memang masalah yang perlu ditangani dengan serius. Singkatnya, pancingan adalah ketika harga suatu koin tiba-tiba melonjak atau jatuh secara drastis dalam waktu singkat, lalu cepat kembali ke level semula, seluruh prosesnya sangat cepat sehingga kamu bahkan tidak sempat merespons.
Mengapa fenomena ini bisa terjadi? Ada beberapa penyebab utama. Pertama, kedalaman pasar yang kurang memadai; ketika likuiditas pasar tidak cukup, satu order besar bisa dengan mudah memicu fluktuasi harga. Kedua, perbedaan mekanisme antar bursa juga bisa menyebabkan pancingan, ditambah lagi terkadang memang ada manipulasi manusia, sehingga fenomena pancingan cukup umum di pasar.
Namun, kunci di sini adalah, pengaruh pancingan terhadap berbagai jenis trader berbeda sama sekali. Trader spot biasanya lebih sedikit terpengaruh, karena meskipun fluktuasi harga cepat, posisi mereka tidak akan dipaksa untuk ditutup. Masalahnya adalah trader yang melakukan trading kontrak leverage, situasinya jauh lebih serius. Biasanya, bursa menggunakan "harga transaksi di tempat" untuk menilai risiko, begitu pancingan terjadi, sistem bisa langsung memicu mekanisme margin call atau forced liquidation, sehingga investor bisa kehilangan sejumlah besar uang dalam sekejap.
Oleh karena itu, bursa juga sedang mencari cara untuk mengatasi hal ini. Beberapa platform mulai memperkenalkan harga referensi dari beberapa bursa, dengan menggunakan rata-rata tertimbang untuk mencerminkan harga pasar yang lebih akurat, sehingga pancingan di satu bursa tidak mudah mempengaruhi posisi kamu. Ada juga bursa yang membangun mekanisme toleransi kesalahan, mampu secara otomatis mengenali harga abnormal dan mengabaikannya saat menghitung harga referensi. Selain itu, mereka juga mengoptimalkan sistem peringatan margin call, memberi notifikasi awal ke akun yang memegang posisi, sehingga bisa mengurangi kerugian tak terduga. Dari segi teknologi, upgrade sistem monitoring untuk mendeteksi perilaku transaksi yang mencurigakan dan mencegah manipulasi jahat juga merupakan langkah untuk mengurangi risiko pancingan.
Secara keseluruhan, meskipun fenomena pancingan terlihat cukup misterius, dengan langkah-langkah pencegahan ini, risiko terhadap investor bisa dikurangi secara signifikan. Terutama saat melakukan trading kontrak, memanfaatkan indeks harga eksternal sebagai referensi bisa membantu menghindari forced liquidation akibat pancingan di satu bursa, yang sangat penting untuk melindungi keamanan dana sendiri.