Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada perkembangan menarik di panggung geopolitik. Baru-baru ini Prancis, Jerman, dan Inggris melakukan koordinasi bersama untuk mendesak Iran agar menghentikan program nuklirnya. Ini bukan sekadar statement biasa, tapi mencerminkan tekanan diplomatik yang cukup serius dari ketiga negara Eropa tersebut.
Yang menarik adalah konsistensi upaya ini. Prancis dan Jerman, sebagai pemain kunci di Eropa, terus memberikan desakan kepada rezim Iran untuk meninggalkan ambisi nuklirnya. Jerman juga aktif dalam koordinasi ini, menunjukkan bahwa isu proliferasi nuklir menjadi prioritas bersama di level Uni Eropa.
Di balik semua ini tentu ada kekhawatiran yang fundamental tentang stabilitas regional. Aktivitas nuklir Iran dipandang sebagai potensi ancaman, dan ketiga negara ini merasa perlu untuk bertindak proaktif. Prancis khususnya memiliki sejarah panjang dalam diplomasi nuklir, jadi keterlibatan mereka cukup signifikan.
Yang saya perhatikan adalah pentingnya kerjasama internasional dalam hal ini. Tidak ada negara tunggal yang bisa menyelesaikan masalah proliferasi nuklir. Butuh koordinasi multilateral, dan koordinasi Prancis-Jerman-Inggris ini menunjukkan bahwa upaya itu masih berlanjut. Apakah ini akan efektif atau tidak, tergantung pada respons Iran dan dinamika geopolitik yang terus berubah di kawasan Timur Tengah.