Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Visa Diam-diam Mengambil Kendali atas Pembayaran Kartu Kripto di Rantai Blockchain
Visa telah muncul sebagai kekuatan dominan yang jelas dalam transaksi kartu kripto di rantai (on-chain), dengan menguasai lebih dari 90% dari total volume kartu on-chain pada awal 2026.
Keunggulan ini semakin menonjol mengingat baik Visa maupun Mastercard mendukung 130+ program kartu yang terhubung dengan kripto secara global, namun penggunaan on-chain yang nyata justru terkonsolidasi secara sangat besar pada jalur (rails) Visa.
Kesenjangan ini bukan soal branding; ini bersifat struktural.
Cara Visa Membangun Keunggulan Struktural
Dominasi Visa berawal dari keputusan yang dibuat jauh sebelum kartu kripto menjadi pendorong volume yang serius.
Penyelarasan infrastruktur sejak dini terbukti menentukan. Visa bergerak cepat untuk berintegrasi dengan pengelola program native kripto, platform penerbitan, dan penyedia settlement—lapisan “pipa” (plumbing) yang berada di bawah kartu yang menghadap konsumen. Setelah integrasi-integasi ini siap, penskalaan produk baru menjadi tanpa hambatan.
Yang lebih penting, Visa mendorong model penerbitan full-stack. Melalui hubungan Principal Member, perusahaan kripto dapat menerbitkan kartu dan menyelesaikan transaksi secara langsung di jaringan Visa, tanpa bergantung pada bank sponsor warisan.
Dua contoh paling penting adalah Rain dan Reap, keduanya yang menerbitkan dan menyelesaikan langsung pada rails Visa, sering kali menggunakan stablecoin. Struktur ini menurunkan biaya, mengurangi hambatan kepatuhan (compliance), dan mempercepat waktu ke pasar (time to market).
Stablecoin Mengubah Ekonomi
Adopsi awal Visa terhadap settlement stablecoin native ternyata menjadi titik balik besar.
Ini memungkinkan penerbit menyelesaikan saldo kartu langsung di on-chain, bukan mengalihkan melalui perantara fiat. Hasilnya adalah settlement yang lebih cepat, overhead treasury yang lebih rendah, serta keselarasan yang lebih baik dengan model bisnis native kripto.
Mastercard, sebaliknya, mempertahankan struktur settlement yang lebih tradisional lebih lama—memperlambat adopsi di kalangan platform yang mengutamakan kripto (crypto-first).
Konsentrasi Proyek Menceritakan Kisahnya
Tinjauan terhadap proyek kartu kripto on-chain yang representatif menyoroti betapa miringnya ekosistem telah menjadi:
Konsentrasi ini bertambah dari waktu ke waktu. Likuiditas, tooling kepatuhan, dan pengalaman penerbit semuanya meningkat lebih cepat pada jaringan dominan, membuat Visa semakin sulit untuk digeser.
Ukuran Pasar Kini Terlalu Besar untuk Diabaikan
Pada awal 2026, pasar kartu kripto telah mencapai skala yang berarti:
Pada skala ini, efek jaringan (network effects) lebih penting daripada fitur eksperimental—dan Visa sudah berada di tempat sebagian besar aktivitas terjadi.
Mengapa Mastercard Tertinggal
Mastercard tidak hilang. Inisiatifnya, termasuk standar Crypto Credential, sangat menekankan identitas, kepatuhan (compliance), dan perlindungan konsumen. Namun, persyaratan onboarding yang lebih ketat, siklus peninjauan yang lebih panjang, dan biaya efektif yang lebih tinggi telah mendorong banyak penerbit native kripto beralih ke Visa.
Bagi startup yang beroperasi di lingkungan yang bergerak cepat dan sensitif terhadap margin, fleksibilitas Visa hanyalah kecocokan yang lebih baik.