Situasi Timur Tengah丨Parlemen Iran menyetujui pengenaan biaya di Selat Hormuz

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Majelis Islam di Iran pada hari Senin menyetujui sebuah rancangan undang-undang yang direncanakan untuk mengenakan biaya tol kepada kapal yang melintasi Selat Hormuz, dengan kapal tanker dapat dikenai biaya hingga 2 juta dolar AS.

Mengutip sebuah sumber dari media Iran, seorang anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen mengatakan bahwa rancangan baru untuk mengatur pelayaran di Selat Hormuz itu juga mencakup larangan kapal yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat, Israel, atau negara-negara yang sebelumnya menerapkan sanksi sepihak terhadap Iran, serta bahwa biaya tol harus dibayar dengan mata uang Iran rial.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa jika Selat Hormuz yang memiliki arti strategis tidak dapat segera dibuka kembali dan jika tidak ada kesepakatan damai yang dapat dicapai dengan cepat, AS akan menghancurkan total fasilitas pembangkit listrik Iran, sumur-sumur minyak, dan pusat ekspor minyak Pulau Kharg (Kharg Island). Pernyataan Gedung Putih mengatakan bahwa pihak AS tidak mendukung pengenaan biaya tol bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri AS, Rubio, dalam sebuah wawancara di televisi Qatar Peninsula, mengatakan bahwa jika Iran setelah perang berakhir melakukan pemblokiran Selat Hormuz, maka akan menghadapi konsekuensi serius. Ia juga mengatakan bahwa setelah aksi militer AS di Iran berakhir, Selat Hormuz apa pun yang terjadi akan dibuka kembali, “entah dibuka kembali dengan persetujuan Iran, atau melalui pembukaan kembali lewat aliansi militer internasional, termasuk Amerika Serikat”.

Rubio mengatakan bahwa tujuan AS terhadap aksi militer Iran sangat jelas, dan akan tercapai dalam hitungan minggu, bukan hitungan bulan. Ia juga mengatakan bahwa Iran sama sekali tidak boleh mendapatkan senjata nuklir.

Rubio, saat menerima wawancara dalam program acara di penyiar AS, juga menyatakan bahwa Iran sedang mengeluarkan ancaman untuk mengendalikan Selat Hormuz secara permanen, membangun sistem penetapan biaya, dan semacamnya, dan hal itu sama sekali tidak boleh terjadi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan