Pemegang Saham Wise Setujui Pencatatan di AS dan Perpanjangan Hak Suara Super CEO di Tengah Kekhawatiran Tata Kelola


Temukan berita dan acara fintech teratas!

Berlangganan buletin FinTech Weekly

Dibaca oleh para eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya


Perusahaan pembayaran berbasis di U.K., Wise, telah memperoleh persetujuan pemegang saham untuk memindahkan pencatatan saham utamanya ke Amerika Serikat serta memperpanjang hak supervoting untuk CEO Kristo Käärmann selama tambahan sepuluh tahun, dalam langkah ganda yang menegaskan meningkatnya pengaruh model tata kelola teknologi AS terhadap pasar modal global.

Pemungutan suara ini membuka jalan bagi Wise — salah satu pencatatan teknologi paling menonjol di U.K. — untuk melanjutkan rencana relokasinya, tunduk pada persetujuan akhir dari pengadilan U.K. Meskipun perusahaan akan mempertahankan pencatatan sekunder di London, langkah ini menandakan tren yang lebih luas: perusahaan teknologi berpertumbuhan tinggi yang mencari lingkungan penilaian dan tata kelola yang lebih selaras dengan kontrol pendiri jangka panjang.

Debat Saham Kelas Ganda Tiba di U.K.

Proposal Wise mencakup perubahan tata kelola yang menonjol: perpanjangan saham supervoting Kelas B — yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 2026 — yang memberikan Käärmann kekuatan suara yang tidak sebanding. Saham ini saat ini memiliki sembilan hak suara per saham, dibandingkan satu suara untuk pemegang saham Kelas A.

Perpanjangan tersebut menarik perhatian baru pada struktur saham kelas ganda, sebuah fitur yang umum dalam pencatatan teknologi AS tetapi lebih diperdebatkan di U.K., tempat fitur ini secara historis membatasi kelayakan indeks dan menimbulkan kekhawatiran atas perlindungan investor. Pencatatan awal Wise pada 2021 adalah debut teknologi terbesar yang pernah terjadi di London berdasarkan nilai pasar, tetapi gagal memenuhi syarat untuk indeks FTSE 100 karena pembatasan saham kelas ganda.

Penasihat tata kelola Glass Lewis dan Institutional Shareholder Services (ISS) sama-sama menyoroti kekhawatiran terhadap perpanjangan yang diusulkan, namun pada akhirnya mendukung resolusi tersebut. Pemungutan suara lolos dengan dukungan luas, termasuk dari investor besar seperti Andreessen Horowitz.

Kompromi Pemegang Saham

Keputusan pemegang saham ini mencerminkan pertanyaan yang lebih besar di hadapan pasar publik: seberapa besar otoritas yang harus diberikan kepada pendiri sebagai imbalan fokus strategi jangka panjang dan potensi pertumbuhan. Dewan Wise telah berargumen bahwa struktur dua kelas adalah hal penting untuk menjaga independensi dan memungkinkan perusahaan berinvestasi dalam pembayaran lintas batas yang efisien biaya, alih-alih memprioritaskan laba jangka pendek atau pembayaran kepada pemegang saham.

Oposisi datang dari Taavet Hinrikus, rekan pendiri Wise dan mantan ketua, yang mengkritik proses pengambilan keputusan dan pengemasan usulan supervoting dalam perubahan pencatatan yang lebih luas. Wise membalas bahwa model tata kelola tersebut telah disetujui oleh dewan pada saat pencatatan dan tetap selaras dengan misi jangka panjangnya.

Perselisihan ini mencerminkan ketegangan yang lebih luas di pasar modal terkait kontrol pendiri, terutama ketika perusahaan berkembang dan struktur tata kelola berevolusi setelah IPO.

Pencatatan di AS Makin Menarik

Langkah Wise menambah daftar perusahaan berprofil tinggi yang memilih untuk menjauh dari London demi pasar AS, tempat saham kelas ganda diterima secara luas dan valuasi teknologi cenderung lebih tinggi. Bursa Efek London telah melonggarkan aturan pencatatannya dalam beberapa tahun terakhir untuk bersaing lebih langsung dengan New York, tetapi hasilnya beragam.

Keputusan ini juga muncul di tengah ambiguitas regulasi atas hak pemegang saham dan standar inklusi indeks — isu-isu yang terus memengaruhi tempat perusahaan teknologi memilih untuk mencatatkan diri. Di AS, saham kelas ganda tanpa masa kedaluwarsa telah menjadi praktik standar di kalangan perusahaan seperti Meta dan Alphabet. Meskipun tetap kontroversial, minat investor terhadap perusahaan teknologi berpertumbuhan tinggi sering kali mengesampingkan kekhawatiran atas ketimpangan hak suara.

Implikasi Operasional dan Strategis

Wise memproses £145 miliar ($195 miliar) untuk pembayaran lintas batas pada tahun keuangan terakhirnya, melayani hampir 16 juta pengguna. Modelnya, yang berfokus pada transfer internasional berbiaya rendah, terus menempatkannya sebagai alternatif yang kompetitif bagi bank dan layanan remittance tradisional.

Para analis mengatakan perpanjangan hak suara Käärmann dapat memberikan kesinambungan untuk bisnis yang masih berada pada fase ekspansi global, terutama di tengah persaingan di pasar remittance digital dan pembayaran bisnis. Namun, para kritikus memperingatkan bahwa keterikatan yang berlebihan bisa mengurangi akuntabilitas dewan dan mengekspos perusahaan pada tantangan aktivis atau regulasi dari waktu ke waktu.

Hasil ini juga menyoroti pergeseran yang lebih luas dalam standar tata kelola global, karena praktik pasar AS yang semakin memengaruhi struktur perusahaan di luar negeri. Apakah langkah Wise menjadi preseden bagi perusahaan fintech berbasis U.K. lainnya masih harus dilihat — tetapi ini adalah sinyal yang jelas bahwa tata kelola yang dipimpin pendiri, meskipun dikritik, terus memiliki pengaruh ketika selaras dengan ekspektasi investor terhadap nilai jangka panjang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan