Pengadilan Melanjutkan Gugatan NVIDIA atas Pendapatan Penambangan Tersembunyi

TLDR

  • Sebuah pengadilan federal AS mengizinkan gugatan class action terhadap NVIDIA dan CEO Jensen Huang untuk dilanjutkan.
  • Para investor menuduh bahwa NVIDIA gagal mengungkapkan secara jelas lebih dari $1 miliar pendapatan GPU untuk penambangan kripto.
  • Berkas pengadilan memperkirakan bahwa NVIDIA menghasilkan sekitar $1,7 miliar dari penjualan GPU penambangan kripto selama periode class.
  • Para penggugat mengklaim bahwa lebih dari 65% permintaan kripto melibatkan GPU gaming GeForce.
  • Saham NVIDIA turun sekitar 28,5% dalam dua sesi perdagangan setelah perusahaan menurunkan prospeknya pada 2018.

💥 Temukan KnockoutStock berikutnya! Dapatkan harga langsung, grafik, dan Skor KO dari KnockoutStocks.com, platform berbasis data yang memberi peringkat setiap saham berdasarkan kualitas dan potensi kenaikan (breakout).


Sebuah pengadilan federal AS telah mengizinkan gugatan class action sekuritas terhadap NVIDIA dan CEO Jensen Huang untuk dilanjutkan. Para penggugat menuduh perusahaan menyembunyikan lebih dari $1 miliar pendapatan GPU untuk penambangan kripto. Perkara ini mencakup kerugian investor antara 10 Agustus 2017 hingga 15 November 2018.

Pengadilan Mengabulkan Gugatan Investor terhadap NVIDIA

Pengadilan mengizinkan investor untuk mengejar klaim bahwa NVIDIA salah menggambarkan penjualan GPU terkait kripto. Para penggugat berpendapat bahwa perusahaan mencatat pendapatan penambangan besar di bawah divisi gaming. Mereka menyatakan bahwa pelaporan ini menciptakan gambaran keliru tentang permintaan gaming yang stabil.

Berkas pengadilan memperkirakan NVIDIA menghasilkan sekitar $1,7 miliar dari penjualan GPU untuk penambangan kripto. Dari jumlah itu, sekitar $1,13 miliar diduga tidak memiliki pengungkapan yang jelas. Investor mengklaim bahwa kelalaian ini mendistorsi tren pendapatan dan memengaruhi ekspektasi pasar.

Berkas menunjukkan bahwa lebih dari 65% permintaan kripto menargetkan GPU gaming GeForce. Para penggugat menegaskan bahwa para penambang mendorong sebagian besar pertumbuhan yang dilaporkan untuk segmen gaming. Mereka juga mengklaim bahwa permintaan kripto mendorong sekitar 83% dari pertumbuhan GPU secara keseluruhan selama periode tersebut.

Hakim menolak argumen NVIDIA bahwa pengungkapan mereka tidak berdampak pada harga. Putusan tersebut menyatakan bahwa perusahaan gagal membantah klaim investor pada tahap ini. Akibatnya, pengadilan mengizinkan perkara untuk berjalan sebagai class action.

Sengketa Pengungkapan Pendapatan dan Reaksi Pasar

Perselisihan ini berpusat pada pernyataan NVIDIA tentang tren pendapatan gaming. Para investor menuduh bahwa perusahaan tidak memisahkan penjualan yang didorong kripto secara jelas. Mereka berpendapat bahwa praktik ini menutupi volatilitas permintaan penambangan.

Pada Agustus 2018, NVIDIA menurunkan proyeksi keuangan dan menyebut permintaan kripto yang melambat. Lalu, pada 15 November 2018, perusahaan melaporkan pendapatan gaming yang lebih lemah. Perusahaan mengaitkan kekurangan tersebut dengan kelebihan persediaan setelah pasar kripto menurun.



Setelah pengungkapan itu, saham NVIDIA turun sekitar 28,5% dalam dua sesi perdagangan. Para penggugat mengklaim bahwa penurunan tersebut mencerminkan penilaian ulang pasar terhadap pengungkapan pendapatan sebelumnya. Pengadilan mencatat bahwa waktu terjadinya peristiwa mendukung klaim para investor.

Sidang dalam perkara ini dijadwalkan pada 21 April. Persidangan akan membahas argumen mengenai tanggung jawab dan ganti rugi. Pengadilan akan menentukan langkah berikutnya setelah meninjau pengajuan tambahan.

Pada 2022, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menjatuhkan denda kepada NVIDIA sebesar $5,5 juta. Regulator mengatakan bahwa perusahaan gagal mengungkapkan bahwa penambangan kripto memengaruhi pendapatan gaming. SEC menyatakan bahwa investor memerlukan informasi yang jelas tentang sumber pendapatan.

NVIDIA menyelesaikan tuduhan SEC tanpa mengakui atau membantah temuan tersebut. Regulator mengatakan bahwa kelalaian itu melanggar persyaratan pengungkapan. Perusahaan membayar denda $5,5 juta sebagai bagian dari penyelesaian.

Data pasar terbaru menunjukkan saham NVIDIA diperdagangkan mendekati $178,68. Saham telah turun sekitar 9% sepanjang bulan lalu. Periode class dalam gugatan berakhir pada 15 November 2018.


Mempertimbangkan saham baru? Anda mungkin ingin melihat apa yang ada di daftar pantauan kami terlebih dahulu.

Tim kami di Knockout Stocks mengikuti analis berperforma teratas dan tren yang menggerakkan pasar untuk menemukan calon pemenang lebih awal. Kami telah mengidentifikasi lima saham yang mendapat perhatian diam-diam dan mungkin layak untuk dipantau sekarang. Buat akun gratis Anda untuk membuka laporan lengkap dan mendapatkan wawasan saham secara berkelanjutan.


✨ Penawaran Waktu Terbatas

Dapatkan 3 Ebook Saham Gratis

            Temukan saham berperforma terbaik di AI, Crypto, dan Teknologi dengan analisis dari para ahli.
        

        

            *                       
                    **10 Saham AI Teratas** - Perusahaan AI terkemuka
                
            *                       
                    **10 Saham Crypto Teratas** - Pemimpin blockchain
                
            *                       
                    **10 Saham Teknologi Teratas** - Raksasa teknologi
                
        

        

            
                📥 Dapatkan Ebook Gratis Anda
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan