Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga Bitcoin Bergoyang di Tengah Pembicaraan Iran karena Geopolitik dan Aliran Opsi Menahan Harga dalam Rentang Sempit
Harga Bitcoin bergerak lebih tinggi pada Minggu malam hingga Senin setelah pernyataan dari Donald Trump yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat sedang terlibat dalam pembicaraan dengan struktur kepemimpinan baru di Iran dan bahwa kemajuan menuju kesepakatan potensial sedang berlangsung.
Komentar tersebut membantu meningkatkan selera risiko di seluruh aset digital setelah penurunan pada akhir pekan yang sempat mendorong harga bitcoin mendekati area $64.000.
Pemulihan itu menambah pola perdagangan yang masih berada dalam kisaran (rangebound) yang lebih luas, dengan bitcoin bertahan di antara kira-kira $65.000 dan $70.000 sementara pasar terus mencerna perkembangan geopolitik, sinyal makroekonomi, dan kondisi likuiditas yang berubah.
Pergerakan terbaru terjadi setelah periode aksi harga yang tidak merata yang ditandai oleh pelemahan di akhir minggu dan penstabilan di awal minggu.
Risiko geopolitik yang terkait dengan Iran tetap menjadi pendorong utama sentimen. Ketegangan seputar infrastruktur energi, jalur pelayaran, dan skenario eskalasi potensial terus memicu ketidakpastian di pasar global, dengan kripto merespons perubahan judul berita bersama saham dan komoditas.
Konflik antara Iran dan Israel telah meningkat tajam, dengan serangan AS dan Israel yang mengenai target-target Iran sementara Iran merespons dengan serangan rudal dan drone di seluruh kawasan, termasuk serangan yang berdampak pada Kuwait dan negara-negara bagian Teluk lainnya, sehingga angka kematian regional melonjak di atas 1.900 di Iran dan lebih dari 1.200 di Lebanon.
Presiden Donald Trump telah bergantian antara mengklaim adanya kemajuan diplomatik dan mengeluarkan ancaman keras untuk menghancurkan infrastruktur energi Iran, termasuk fasilitas minyak, pabrik desalinasi, dan hub ekspor strategis Pulau Kharg jika kesepakatan tidak segera tercapai.
Perang tersebut telah melebar secara regional, dengan negara-negara Teluk seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menghadang rudal dan drone yang masuk, sementara ketegangan terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz terus meningkatkan kekhawatiran energi global.
Upaya diplomatik masih belum pasti, dengan Pakistan berupaya menjadi penengah untuk pembicaraan tidak langsung yang melibatkan kekuatan-kekuatan regional, bahkan ketika tokoh-tokoh seperti Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyarankan perubahan rezim di Iran mungkin sedang berlangsung.
Reaksi harga Bitcoin
Harga Bitcoin terjebak dalam kisaran ketat di sekitar $70.000 sejak pertengahan Februari karena beberapa kekuatan saling meniadakan. Di satu sisi, investor institusional telah menjual opsi beli tertutup (covered call options) atas kepemilikan Bitcoin mereka untuk memperoleh pendapatan tambahan, yang memindahkan paparan “gamma” ke market maker.
Market maker tersebut kemudian melakukan lindung nilai dengan membeli saat harga turun dan menjual saat harga naik, yang secara alami meredam volatilitas dan memperkuat perdagangan dalam kisaran.
Pada saat yang sama, faktor makro seperti permintaan untuk aset safe-haven dan meningkatnya imbal hasil AS menarik harga Bitcoin ke arah yang berlawanan, membuatnya tetap terperangkap antara kira-kira $65.000 dan $75.000.
Investor terus berputar menuju aset yang memberikan imbal hasil dan volatilitas yang lebih rendah sambil mengurangi eksposur terhadap aset berisiko yang terkait dengan ketidakpastian global. Pasar kripto tetap responsif terhadap berita utama (headline) dibanding didorong oleh momentum arus masuk yang berkelanjutan.
Meski permintaan institusional melemah, aktivitas yang mendasarinya belum sepenuhnya berbalik. Arus masuk dari beberapa minggu sebelumnya tetap signifikan dalam skala, yang menunjukkan adanya minat alokasi jangka panjang yang berlanjut meskipun posisi untuk waktu dekat bergeser.
Untuk saat ini, harga bitcoin tetap tertambat pada pita perdagangan ketat yang dibentuk oleh perkembangan geopolitik, tren arus ETF, serta ekspektasi mengenai data ekonomi AS yang akan datang.