Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Zoho Meluas ke Pembayaran Digital dengan Peluncuran Perangkat POS
Temukan berita dan acara fintech teratas!
Berlangganan buletin FinTech Weekly
Dibaca oleh para eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya
Perusahaan perangkat lunak India Zoho Corporation telah mengumumkan ekspansi besar pada portofolio teknologi finansial-nya, dengan meluncurkan perangkat pembayaran berbasis point-of-sale (POS) dan QR sebagai bagian dari langkah yang lebih luas menuju infrastruktur pembayaran digital.
Produk baru, yang diperkenalkan di bawah merek Zoho Payments, mendukung berbagai metode pembayaran termasuk kartu, UPI, dan kode QR, serta dirancang untuk terintegrasi dengan rangkaian alat perusahaan milik Zoho yang sudah ada. Perusahaan menyatakan perangkat tersebut menyertakan modul penagihan tertanam, rekonsiliasi, dan visibilitas transaksi secara real-time, yang menandakan upaya untuk membangun ekosistem end-to-end bagi bisnis kecil dan menengah.
Dorongan ke Infrastruktur Keuangan
Pendiri dan CEO Sridhar Vembu mencatat bahwa perusahaan bertujuan untuk menghubungkan penerimaan pembayaran secara langsung dengan produk akuntansi, persediaan, dan manajemen hubungan pelanggan miliknya.
Pengumuman ini menyusul berbulan-bulan spekulasi tentang masuknya Zoho ke sektor layanan keuangan. Perusahaan sebelumnya telah menawarkan integrasi dengan gateway pembayaran, tetapi kini bergerak ke perangkat keras dan pemrosesan pembayaran langsung, membuatnya makin dekat dengan para kompetitor seperti Razorpay, Pine Labs, dan Paytm di pasar pembayaran UMKM.
Waktu dan Konteks Pasar
Peluncuran ini hadir saat India terus mengalami pertumbuhan pesat dalam transaksi digital, dengan UPI saja memproses lebih dari 12 miliar transaksi per bulan, menurut National Payments Corporation of India (NPCI).
Dorongan domestik ini juga bertepatan dengan tren yang lebih luas di mana perusahaan perangkat lunak menyematkan fitur keuangan ke dalam produk mereka untuk merebut porsi nilai transaksi yang lebih besar. Para analis mencatat bahwa pendekatan Zoho—menghubungkan pembayaran langsung dengan alat operasional—dapat mengurangi gesekan bagi pedagang kecil yang menghadapi sistem yang terfragmentasi.
Arattai dan Momentum “Swadeshi”
Ekspansi fintech Zoho berjalan beriringan dengan lonjakan visibilitas untuk Arattai, aplikasi pesan andalannya, yang dilaporkan mengalami peningkatan 100 kali lipat pada pendaftaran pengguna setelah dukungan pemerintah untuk teknologi buatan India.
Kenaikan Arattai telah memperkuat citra Zoho sebagai pendukung kedaulatan digital, sebuah tema yang juga terlihat dalam strategi pembayarannya. Alat-alat perusahaan dihosting di pusat data dalam negeri dan beroperasi tanpa iklan atau pelacakan pengguna, selaras dengan dorongan India untuk infrastruktur digital yang mandiri.
Melihat ke Depan
Langkah Zoho ke pembayaran mengikuti pola yang terlihat di berbagai penyedia perangkat lunak global yang berusaha memonetisasi operasi bisnis di luar langganan. Namun, masuk ke lingkungan keuangan yang diatur juga menghadirkan kewajiban kepatuhan dan keamanan baru.
Bagi Zoho, tantangannya adalah mempertahankan reputasinya untuk privasi dan stabilitas sambil menskalakan operasi layanan keuangan yang harus bersaing dalam hal kecepatan, biaya, dan kepercayaan. Perusahaan belum mengungkapkan rencana untuk kemitraan dengan bank atau jaringan pembayaran, tetapi para eksekutif menyarankan bahwa lebih banyak produk fintech sedang dalam pengembangan.