Zoho Meluas ke Pembayaran Digital dengan Peluncuran Perangkat POS


Temukan berita dan acara fintech teratas!

Berlangganan buletin FinTech Weekly

Dibaca oleh para eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya


Perusahaan perangkat lunak India Zoho Corporation telah mengumumkan ekspansi besar pada portofolio teknologi finansial-nya, dengan meluncurkan perangkat pembayaran berbasis point-of-sale (POS) dan QR sebagai bagian dari langkah yang lebih luas menuju infrastruktur pembayaran digital.

Produk baru, yang diperkenalkan di bawah merek Zoho Payments, mendukung berbagai metode pembayaran termasuk kartu, UPI, dan kode QR, serta dirancang untuk terintegrasi dengan rangkaian alat perusahaan milik Zoho yang sudah ada. Perusahaan menyatakan perangkat tersebut menyertakan modul penagihan tertanam, rekonsiliasi, dan visibilitas transaksi secara real-time, yang menandakan upaya untuk membangun ekosistem end-to-end bagi bisnis kecil dan menengah.

Dorongan ke Infrastruktur Keuangan

Pendiri dan CEO Sridhar Vembu mencatat bahwa perusahaan bertujuan untuk menghubungkan penerimaan pembayaran secara langsung dengan produk akuntansi, persediaan, dan manajemen hubungan pelanggan miliknya.

Pengumuman ini menyusul berbulan-bulan spekulasi tentang masuknya Zoho ke sektor layanan keuangan. Perusahaan sebelumnya telah menawarkan integrasi dengan gateway pembayaran, tetapi kini bergerak ke perangkat keras dan pemrosesan pembayaran langsung, membuatnya makin dekat dengan para kompetitor seperti Razorpay, Pine Labs, dan Paytm di pasar pembayaran UMKM.

Waktu dan Konteks Pasar

Peluncuran ini hadir saat India terus mengalami pertumbuhan pesat dalam transaksi digital, dengan UPI saja memproses lebih dari 12 miliar transaksi per bulan, menurut National Payments Corporation of India (NPCI).

Dorongan domestik ini juga bertepatan dengan tren yang lebih luas di mana perusahaan perangkat lunak menyematkan fitur keuangan ke dalam produk mereka untuk merebut porsi nilai transaksi yang lebih besar. Para analis mencatat bahwa pendekatan Zoho—menghubungkan pembayaran langsung dengan alat operasional—dapat mengurangi gesekan bagi pedagang kecil yang menghadapi sistem yang terfragmentasi.

Arattai dan Momentum “Swadeshi”

Ekspansi fintech Zoho berjalan beriringan dengan lonjakan visibilitas untuk Arattai, aplikasi pesan andalannya, yang dilaporkan mengalami peningkatan 100 kali lipat pada pendaftaran pengguna setelah dukungan pemerintah untuk teknologi buatan India.

Kenaikan Arattai telah memperkuat citra Zoho sebagai pendukung kedaulatan digital, sebuah tema yang juga terlihat dalam strategi pembayarannya. Alat-alat perusahaan dihosting di pusat data dalam negeri dan beroperasi tanpa iklan atau pelacakan pengguna, selaras dengan dorongan India untuk infrastruktur digital yang mandiri.

Melihat ke Depan

Langkah Zoho ke pembayaran mengikuti pola yang terlihat di berbagai penyedia perangkat lunak global yang berusaha memonetisasi operasi bisnis di luar langganan. Namun, masuk ke lingkungan keuangan yang diatur juga menghadirkan kewajiban kepatuhan dan keamanan baru.

Bagi Zoho, tantangannya adalah mempertahankan reputasinya untuk privasi dan stabilitas sambil menskalakan operasi layanan keuangan yang harus bersaing dalam hal kecepatan, biaya, dan kepercayaan. Perusahaan belum mengungkapkan rencana untuk kemitraan dengan bank atau jaringan pembayaran, tetapi para eksekutif menyarankan bahwa lebih banyak produk fintech sedang dalam pengembangan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan