Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kanada Berencana Melarang Donasi Kripto dalam Pemilihan dengan RUU C-25
TLDR
Kanada telah mengajukan aturan pemilu baru yang akan menghalangi aktivitas donasi kripto di seluruh kampanye federal. Legislator memperkenalkan RUU C-25 untuk membatasi penggunaan donasi kripto dan memperketat transparansi pendanaan. Proposal ini menandakan adanya pergeseran ketika otoritas berupaya menghapus kanal donasi kripto dalam pembiayaan politik.
Kanada Memperluas Aturan Pemilu untuk Menghambat Penggunaan Donasi Kripto
Legislator Kanada memperkenalkan RUU C-25 di Dewan Rakyat pada 26 Maret untuk mereformasi aturan pembiayaan kampanye. RUU ini menargetkan metode donasi kripto bersama produk prabayar dan wesel. Regulator bertujuan untuk menutup celah yang terkait dengan kontribusi politik yang tidak dapat dilacak.
Undang-undang yang diusulkan melarang partai, kandidat, dan asosiasi untuk menerima donasi kripto apa pun selama pemilu federal. RUU ini mendefinisikan aset kripto secara luas sebagai aset digital yang diamankan melalui sistem kriptografi. Pembatasan mencakup sebagian besar token berbasis blockchain yang digunakan untuk pembayaran.
RUU ini juga memperluas larangan donasi kripto ke pihak ketiga yang terlibat dalam iklan dan survei pemilu. Otoritas menyusun aturan tersebut untuk memastikan kepatuhan yang seragam di seluruh aktor politik. Akibatnya, kerangka kerja menghapus kanal pendanaan alternatif yang dianggap sulit untuk dipantau.
Perubahan Kebijakan Mengikuti Bertahun-tahun Kekhawatiran Regulator
Kanada sebelumnya mengizinkan aktivitas donasi kripto berdasarkan kerangka administratif 2019 yang memperlakukannya sebagai kontribusi non-moneter. Sistem ini mensyaratkan pengungkapan untuk donasi di atas ambang batas yang ditetapkan dan membatasi mata uang kripto yang memenuhi syarat. Namun demikian, otoritas menjadi khawatir tentang pelacakan identitas kontributor.
Chief Electoral Officer mengangkat kekhawatiran berulang tentang transparansi donasi kripto dan tantangan penegakan. Pada 2024, regulator menyimpulkan bahwa pseudo-anonimitas menciptakan risiko dalam memverifikasi sumber pendanaan. Pejabat merekomendasikan larangan menyeluruh alih-alih regulasi yang lebih ketat.
RUU sebelumnya C-65 mencoba memberlakukan larangan donasi kripto yang serupa, tetapi gagal setelah Parlemen dibubarkan. RUU C-25 menghidupkan ketentuan tersebut dengan mekanisme penegakan yang lebih luas. Pemerintah sekarang berupaya menyelesaikan pembatasan dalam paket integritas pemilu yang lebih luas.
Langkah Penegakan dan Konteks Global Membentuk Proposal
RUU C-25 memperkenalkan sanksi tegas untuk pelanggaran yang terkait dengan penerimaan donasi kripto. Entitas politik harus mengembalikan atau mengonversi dana yang dilarang dalam 30 hari setelah diterima.Otoritas dapat menjatuhkan denda hingga dua kali nilai kontribusi dan sanksi korporasi tambahan.
Proposal ini merupakan bagian dari reformasi yang lebih luas yang menargetkan keamanan pemilu dan risiko misinformasi. Proposal ini mencakup langkah-langkah terhadap pendanaan asing, deepfake digital, dan narasi pemilu palsu. Legislator berupaya memperkuat kepercayaan pada sistem pemilu melalui pengawasan yang lebih ketat.
Perkembangan internasional juga memengaruhi sikap Kanada terhadap pembatasan donasi kripto. Inggris baru-baru ini menangguhkan kontribusi serupa karena kekhawatiran tentang pendanaan asing yang tersembunyi. Amerika Serikat terus mengizinkan donasi kripto di bawah pedoman pengungkapan, yang menyoroti perbedaan kebijakan.