Jadi Musk melakukan gestur itu saat pelantikan Trump dan semua orang langsung heboh menyebutnya sebagai salam Nazi. Tapi kemudian netizen mulai mengunggah foto-foto lama Obama, Hillary, dan politisi lain yang melakukan hal yang sama dan tiba-tiba tidak ada yang komentar dari para kritikus. Kok bisa begitu ya?



Kejadian ini benar-benar gila - sejarawan dan politisi langsung menyerang, tapi Liga Anti-Defamasi malah mencoba santai dan bilang semua orang harus saling memberi istirahat. Tapi AOC nggak mau diam, langsung menyerang Musk dan ADL sekaligus. Sementara Musk cuma membalas dengan bilang dia menderita sindrom gangguan Trump dan mengirim emoji menguap.

Yang bikin orang benar-benar berbicara adalah saat pendukung mulai membanjiri media sosial dengan foto samping yang menunjukkan politisi lain melakukan gestur yang sama selama bertahun-tahun. Jadi bikin penasaran tentang konsistensi, kan? Entah ini masalah di seluruh dunia atau nggak. Cara orang memilih dan memilah siapa yang dikritik berdasarkan politik makin sulit diabaikan saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan