AIGC adalah kata kunci yang sedang hangat belakangan ini, tapi sebenarnya banyak orang yang mungkin belum memahami apa itu. Singkatnya, AIGC adalah singkatan dari AI Generated Content, yaitu teknologi yang menggunakan kecerdasan buatan untuk secara otomatis menghasilkan konten. Berbeda dengan PGC dan UGC, AI menjadi pusat utama dalam menciptakan berbagai jenis konten seperti teks, gambar, video, suara, dan lain-lain.



Contohnya seperti ChatGPT yang merupakan salah satu contoh paling sukses di bidang ini, dan kabarnya dalam satu bulan setelah dirilis, pengguna aktif bulanan sudah menembus 100 juta orang, menunjukkan pengaruhnya yang besar. Tidak hanya dalam bidang tanya jawab, AI juga sudah mampu mengikuti instruksi untuk menggambar gambar, bahkan sudah mencapai tingkat penggunaan yang praktis.

Sejarah perkembangan AIGC dimulai dari munculnya GAN (Generative Adversarial Networks) pada tahun 2014, yang menjadi titik balik. Model generatif dan diskriminatif saling bersaing dan belajar satu sama lain, dan ini menjadi dasar teknologi AIGC modern. Setelah itu, pada tahun 2020, AIGC mulai memasuki bidang blockchain secara serius. Platform Art Blocks didirikan oleh Erick Snowfro, yang memungkinkan karya seni yang dihasilkan secara programatis dicatat sebagai NFT di atas jaringan Ethereum.

Beberapa waktu lalu, CEO dari salah satu bursa besar mengumumkan peluncuran resmi produk AI bernama Bicasso. Dengan hanya memasukkan deskripsi, AI dapat menghasilkan NFT baru dari karya pribadi pengguna. Implementasi aplikasi "image-for-image" di bidang blockchain ini adalah yang pertama kalinya.

Hingga tahun 2021, AIGC masih terbatas pada pembuatan teks, tetapi model generasi generasi baru sudah mampu menangani teks, gambar, suara, video, bahkan aksi. Perkembangan AIGC pada tahun 2022 sangat pesat; awalnya masih dalam tahap pengembangan, tetapi dalam beberapa bulan saja sudah mencapai tingkat profesional.

Ke depan, dengan kematangan AIGC, realisasi metaverse tidak lagi menjadi angan-angan. Dengan bantuan AI, waktu dan tenaga dalam pembuatan konten dapat dikurangi secara signifikan, dan kreativitas serta aplikasi yang tak terbatas akan terbuka. Metaverse akan mampu memproduksi konten berkualitas tinggi dengan kecepatan tinggi, dan berkembang secara eksponensial.

Mungkin dalam beberapa tahun lagi, akan muncul chip AI yang memungkinkan pengguna menjelajahi dunia virtual tanpa batas. Saat itu, seperti ChatGPT yang saat ini mengubah dunia, AIGC akan memimpin era baru metaverse di Web3.0, jadi pada akhirnya… lah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan