Harga minyak internasional kembali melonjak, sementara Dow Jones telah turun lebih dari 10% dari titik tertinggi sejarahnya

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sumber: CCTV Finance

Pada 27 Maret waktu setempat, situasi ketegangan di Timur Tengah meningkat lagi, terus mendorong harga minyak internasional. Pada hari itu, Amerika Serikat dan Israel menyerang beberapa wilayah di Iran, termasuk fasilitas seperti pabrik baja. Korps Pengawal Revolusi Islam Iran pada hari itu menyatakan bahwa Selat Hormuz telah berada dalam kondisi tertutup, dan setiap upaya untuk melewati selat tersebut akan menghadapi serangan yang sangat tegas.

Selama sesi perdagangan pada hari itu, harga kontrak berjangka minyak mentah AS sempat menembus ambang batas 100 dolar AS per barel. Hingga penutupan, harga kontrak berjangka minyak mentah ringan untuk pengiriman Mei di New York Mercantile Exchange (NYMEX) ditutup pada 99,64 dolar AS per barel, naik 5,46%; harga kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei di London ditutup pada 112,57 dolar AS per barel, naik 4,22%. Secara keseluruhan minggu ini, harga kontrak utama minyak mentah berjangka AS naik 1,34%, sedangkan harga kontrak utama berjangka Brent naik 0,34%.

AS Tiga Indeks Saham Utama AS Semuanya Ditutup Turun pada 27; Turun Kumulatif Minggu Ini

Krisis di Timur Tengah memperparah kekhawatiran pasar bahwa harga minyak yang tinggi akan menyeret ekonomi global. Pada 27 Maret, tiga indeks saham utama AS turun secara signifikan. Dow Jones turun 1,73%; dibanding puncak tertinggi historis sebelumnya, sudah turun lebih dari 10%, dan secara resmi memasuki periode koreksi.

Indeks S&P 500 turun 1,67% pada hari itu, sedangkan Nasdaq turun 2,15%. Dari sisi sektor, dari 11 sektor pada indeks S&P 500, delapan turun dan tiga naik. Sektor consumer discretionary dan sektor keuangan memimpin penurunan. Saham teknologi berkapitalisasi besar umumnya turun pada hari itu; Meta dan Amazon turun mendekati 4%, Tesla dan Microsoft turun lebih dari 2%. Saham kategori minyak dan gas serta emas justru umumnya naik; energi AS naik mendekati 2%, sedangkan Harmony Gold naik mendekati 3%.

Secara keseluruhan minggu ini, Dow Jones turun 0,90%, S&P 500 turun 2,12%, dan Nasdaq turun 3,23%.

INDEKS KEYAKINAN KONSUMEN AS AMBLUS; EKSPETASI INFLASI NAIK

Dari sisi data, berdasarkan survei yang dirilis oleh Universitas Michigan pada hari Jumat, hasilnya menunjukkan bahwa akibat kenaikan harga bahan bakar dan volatilitas pasar keuangan, pada bulan Maret tahun ini indeks keyakinan konsumen AS turun tajam sekitar 5,8% secara month-over-month, menjadi level terendah sejak Desember 2025.

Konflik di Timur Tengah yang terus berlangsung membuat situasi makin memburuk. Data menunjukkan bahwa nilai akhir indeks keyakinan konsumen AS pada Maret adalah 53,3, secara month-over-month lebih rendah daripada nilai akhir Februari sebesar 56,6; secara year-over-year lebih rendah daripada nilai akhir Maret tahun lalu sebesar 57,0. Sebanyak 47% konsumen yang disurvei menyatakan bahwa kenaikan harga membebani keuangan pribadi mereka secara berat. Universitas Michigan secara khusus menyebutkan bahwa dalam periode pengerjaan wawancara survei kali ini, sekitar dua pertiga dilakukan setelah pada 28 Februari kedua negara AS dan Israel melancarkan aksi militer besar-besaran terhadap Iran.

27 Maret: Tiga Indeks Saham Utama Eropa Semuanya Ditutup Turun

Di pasar Eropa, investor khawatir kenaikan harga minyak dapat mendorong biaya energi, sehingga menyeret pertumbuhan ekonomi Eropa. Karena itu, ketiga indeks saham utama Eropa turun seluruhnya pada 27 Maret.

Hingga penutupan, indeks FTSE 100 Inggris turun 0,05%; indeks CAC40 Prancis turun 0,87%; dan indeks DAX Jerman turun 1,38%.

27 Maret: Harga Emas dan Perak Internasional Sama-sama Naik

Untuk logam mulia, pada 27 Maret, harga emas dan perak internasional sempat memantul setelah sebelumnya mengalami penurunan besar pada hari perdagangan sebelumnya. Hingga penutupan, harga emas berjangka dengan pengiriman April di New York Mercantile Exchange (COMEX) ditutup pada 4492,50 dolar AS per ounce, naik 2,66% dibanding hari perdagangan sebelumnya; harga perak berjangka dengan pengiriman Mei di COMEX ditutup pada 69,796 dolar AS per ounce, naik 2,74% dibanding hari perdagangan sebelumnya. Secara keseluruhan minggu ini, harga emas internasional turun 1,80%, dan harga perak internasional naik 0,19%.

Banyak informasi, interpretasi yang akurat—hanya di aplikasi Sina Finance

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan