Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penculikan Anak di Upper Dir Berakhir Tragis Saat Polisi Tangkap Sepupu Tersangka Pembunuhan
(MENAFN- Jaringan Berita Tribal) Di distrik Upper Dir, Khyber Pakhtunkhwa, polisi telah memecahkan kasus penculikan buta terhadap seorang anak, Muhammad Ayan, dan menangkap pembunuh sadis tersebut.
Menurut polisi, pengadu Jawadullah, putra Tehsil Khan dan warga Dobando, mendaftarkan laporan di Kantor Polisi Dir City pada 9 Maret 2026, yang menyatakan bahwa keponakannya Muhammad Ayan, putra Rehman Hussain (sekitar 7–8 tahun), tiba-tiba menghilang.
Setelah laporan didaftarkan, polisi meluncurkan penyelidikan.
Polisi mengatakan bahwa orang tua anak tersebut menerima panggilan tebusan dari nomor telepon yang berbeda, yang menimbulkan ketakutan dan kepanikan di wilayah tersebut.
Lihat Juga: Khyber: Empat Tewas, Satu Terluka Saat Peluru Mortar Menimpa Rumah di Lembah Tirah
Dengan memperhatikan kejadian tersebut, Perwira Polisi Distrik Upper Dir Aslam Nawaz (PSP) membentuk tim penyelidikan khusus di bawah pengawasan SP Investigation Muhammad Ilyas Khan.
Tim tersebut terdiri dari SDPO Circle Dir Musharraf Khan, SDPO Circle Wari Fakhar Alam Khan, DSP Investigation Akhtar Ali, dan SHO Dir City Police Station Johar Ali, bersama dengan petugas lainnya.
Menurut polisi, tim penyelidikan menggunakan metode ilmiah modern dan penelusuran teknis, dan melalui operasi berkelanjutan berhasil memecahkan kasus buta tersebut dalam waktu 72 jam.
Selama penyelidikan, terungkap bahwa tersangka yang menculik anak itu sebenarnya adalah sepupunya (putra paman dari pihak ayah), yang menculik dan membunuh anak tersebut karena perselisihan keluarga dan kerakusan.
Polisi mengatakan tersangka telah ditangkap, dan jasad anak tersebut juga telah ditemukan berdasarkan identifikasinya. Investigasi lanjutan masih berlangsung, dan tersangka akan dibawa ke pengadilan untuk penahanan fisik.
MENAFN26032026000189011041ID1110850551