Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Serangan drone Ukraina di Baltik menghancurkan 40% kapasitas ekspor minyak Rusia
Ketika infrastruktur ekspor utama Rusia di kawasan Baltik—yang menjadi jalur penting bagi keluar-masuk barang—lumpuh akibat serangan putaran baru, Rusia kini sedang sibuk menata ulang rute pengangkutan minyak—sementara risiko laut di wilayah lain terus meningkat.
Menurut laporan, perusahaan pengangkutan pipa Rusia, Russia Pipeline Transport Company, sedang berupaya mengalihkan minyak mentah dari pelabuhan yang menjadi sasaran serangan drone tanpa awak Ukraina (termasuk Primorsk dan Ust-Luga). Kedua pelabuhan tersebut adalah simpul ekspor paling penting di Rusia.
Reuters memperkirakan, dengan mempertimbangkan penghentian operasi pelabuhan, masalah pada pipa, serta gangguan yang terkait dengan kapal tanker, sekitar 40% kapasitas ekspor minyak Rusia saat ini berada dalam kondisi offline.
Ini pertama-tama adalah masalah logistik, dan baru kemudian masalah pasokan.
Bahkan hanya Primorsk saja, satu pelabuhan, menangani lebih dari 1 juta barel minyak mentah Ural setiap hari, sementara Ust-Luga tahun lalu mengangkut hampir 33 juta ton produk minyak. Kehilangan dua pelabuhan ini—meski hanya untuk sementara—akan menimbulkan hambatan yang tidak bisa diatasi dalam semalam.
Direktur perusahaan pipa minyak Rusia, Nikolа Tоkаrеv, juga mengakui hal ini; ia mengatakan bahwa, mengingat skala yang terlibat, sulit untuk menyesuaikan ulang volume pengangkutan tersebut dalam waktu singkat.
Rusia memang memiliki opsi alternatif. Misalnya, arus minyak dapat dialihkan ke pelabuhan-pelabuhan di Laut Hitam atau melalui rute-rute darat. Namun ini bukan solusi yang sempurna, karena ada batasan. Kapasitas infrastruktur terbatas, dan mengingat eskalasi insiden serangan terhadap kapal tanker dalam beberapa minggu terakhir, Laut Hitam juga sama sekali bukan pilihan cadangan yang aman.
Hal ini membuat Rusia menghadapi pembatasan di berbagai sisi: kapasitas pelabuhan Baltik berkurang, risiko kapal tanker di Laut Hitam meningkat, serta masalah-masalah yang terus rumit terkait sanksi dan izin pelayaran.
Bahkan jika produksi dapat dipertahankan, mengangkut minyak mentah dari kepala sumur ke tangan pembeli menjadi semakin kompleks, mahal, dan penuh ketidakpastian.
Ditambah lagi dengan perang di Timur Tengah, ditutupnya Selat Hormuz secara de facto, serta terputusnya produksi minyak/minyak cair gas (LNG), gangguan pasokan Rusia menambah variabel baru pada harga minyak yang sudah berada di level sangat mahal.
海量资讯、精准解读,尽在新浪财经APP
责任编辑:张俊 SF065