Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
@everyone
**Usai Minyak, Trump Ingin Rampas Uranium Iran agar Perang Berakhir**
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menekan Iran untuk mempertimbangkan menyerahkan uranium miliknya sebagai syarat agar perang bisa berakhir, menurut laporan Wall Street Journal.
Tujuan rencana tersebut adalah agar mencegah Iran membangun atau membuat senjata nuklir dan Teheran disebut tidak bisa menyimpan material tersebut. Hal ini dapat memicu meningkatnya ketegangan antar keduanya dalam mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata.
Nantinya, Trump akan menugaskan militernya untuk mengekstraksi hampir 1.000 pon uranium yang memungkinkan para pasukannya akan menempati wilayah Iran dalam beberapa hari atau bahkan lebih lama.
Diketahui, Iran diyakini memiliki lebih dari 400 kilogram uranium yang diperkaya tinggi 60%, dan hampir 200 kilogram material fisil 20%. Sehingga, bahan baku tersebut memudahkan Teheran dalam membentuk senjata nuklir.
Sebelumnya, Trump mengungkapkan niatnya menyerang Iran adalah untuk menjarah minyaknya, bukan karena pemimpinnya. Ia juga mengincar Pulau Kharg yang jadi pusat ekspor minyak Teheran.
“Preferensi saya adalah mengambil minyak. Hal favorit saya adalah mengambil minyak di Iran, tetapi beberapa orang bodoh di AS mengatakan ‘mengapa Anda melakukan itu?’," katanya kepada Financial Times, melansir CNBC, Senin (30/03).
-# Sumber gambar: Vox