Step Finance Mengakhiri Operasi Saat Pelanggaran Januari Menguras $40M dari Kas Negara

TLDR

  • Step Finance akan menghentikan semua operasinya setelah pelanggaran pada Januari menguras aset senilai $40M.

  • Peretasan berawal dari perangkat eksekutif yang telah disusupi, bukan smart contract.

  • Program buyback STEP dan penebusan Remora akan menggunakan saldo dari snapshot sebelum peretasan.

  • STEP kehilangan lebih dari 97% nilainya setelah pelanggaran, sehingga membatasi opsi pemulihan.


Step Finance, sebuah platform di dalam ekosistem Solana, telah mengumumkan bahwa pihaknya akan mengakhiri semua operasinya. Keputusan ini menyusul terjadinya pelanggaran pada 31 Januari, ketika para penyerang mendapatkan akses ke rekening kas dan rekening biaya, yang mengakibatkan kerugian diperkirakan mencapai hingga $40 juta. Perusahaan mengonfirmasi penghentian tersebut melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di X.

Langkah ini juga berdampak pada layanan terkaitnya, termasuk SolanaFloor dan Remora Markets. Step Finance mengatakan bahwa pihaknya mengeksplorasi beberapa opsi, yang mencakup pembahasan pendanaan dan pembicaraan akuisisi. Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan jalur yang layak untuk melanjutkan.

“Kami menjajaki setiap kemungkinan jalur ke depan,” kata tim tersebut. Tim juga menambahkan bahwa posisi keuangan saat ini membuat operasi berlanjut menjadi tidak sah bagi organisasi.

Rincian Pelanggaran dan Cara Penyerang Mengakses Wallet Kunci

Insiden ini tidak melibatkan pelanggaran smart contract Step Finance. Para penyelidik menemukan bahwa serangan menargetkan perangkat yang digunakan oleh anggota tim eksekutif. Titik akhir yang telah dikompromikan tersebut memberikan akses ke wallet yang berisi dana platform. Para penyerang kemudian memindahkan aset melalui beberapa transaksi selama kejadian berlangsung.

Tim mencatat bahwa sekitar 261,854 SOL tidak di-stake dan ditransfer selama serangan. Nilai jumlah tersebut berada di kisaran $27 juta hingga $30 juta pada saat itu. Ketika aset lain turut disertakan, total kerugian mendekati $40 juta. Insiden ini memunculkan pertanyaan mengenai praktik keamanan operasional, termasuk manajemen perangkat dan penyimpanan kunci privat.

Step Finance mengatakan bahwa beberapa aset berhasil dipulihkan. Dengan menggunakan kerangka kerja Token22 di Solana, para mitra dapat membantu mengambil kembali sekitar $4.7 juta. Ini membantu mengurangi kerugian, tetapi tidak memulihkan kekuatan finansial yang dibutuhkan untuk perencanaan jangka panjang.

Buyback dan Proses Penebusan untuk Pengguna

Sebagai bagian dari proses penutupan, Step Finance mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyiapkan buyback untuk pemegang STEP. Ini akan menggunakan snapshot yang diambil sebelum peretasan. Perusahaan belum merilis detail spesifik mengenai waktu atau kelayakan.



Tim tersebut mengatakan bahwa metode snapshot memastikan bahwa pengguna yang terdampak penurunan akan menerima pengembalian yang terstruktur.

Remora Markets, platform terkait yang diakuisisi pada 2024, mengeluarkan pernyataan terpisah. Platform tersebut mengonfirmasi bahwa semua rTokens tetap sepenuhnya didukung pada rasio satu banding satu. Proses penebusan sedang disiapkan untuk memungkinkan pengguna menukar rTokens dengan USDC. Remora mengatakan bahwa pihaknya tidak disentuh secara langsung oleh insiden keamanan yang memengaruhi Step Finance.

Respons Pasar dan Dampak pada Ekosistem Solana

Pelanggaran dan penghentian berikutnya memiliki efek langsung pada token STEP. Aset tersebut jatuh tajam setelah pengumuman dan telah turun lebih dari 97% sejak peristiwa Januari. Likuiditas juga mengering, sehingga menyulitkan tim untuk mendapatkan pendanaan dan mengurangi opsi untuk pemulihan penuh.

Step Finance beroperasi sebagai platform portofolio untuk pengguna Solana. Pihaknya mengumpulkan posisi imbal hasil, eksposur terhadap liquidity pool, serta kepemilikan di sebagian besar ekosistem. Perusahaan juga menawarkan produk data pasar dan layanan ekuitas tokenized melalui Remora. Penghentian tersebut menghapus salah satu alat DeFi Solana yang lebih lama, yang menjadi andalan banyak pengguna untuk aktivitas harian.

Para pemimpin di Step Finance mengucapkan terima kasih kepada pengguna atas dukungannya. Mereka mengatakan bahwa mengakhiri operasional adalah opsi yang paling bertanggung jawab. SolanaFloor mengatakan pihaknya akan mempertahankan arsip historisnya tetapi tidak akan menghasilkan konten baru.

Peristiwa ini menandai salah satu kegagalan terbesar platform berbasis Solana pada awal 2026. Pelanggaran tersebut juga menunjukkan bagaimana risiko operasional, bahkan di luar sistem blockchain, dapat menimbulkan gangguan besar ketika perangkat inti dikompromikan.

SOL2,95%
USDC-0,01%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan