Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ledger Menunjuk CFO Baru dan Membuka Kantor Baru di New York di Tengah Diskusi IPO AS
TLDR
Ledger telah menunjuk mantan eksekutif Circle, John Andrews, sebagai kepala keuangan dan membuka kantor di New York saat perusahaan memperluas operasinya di Amerika Serikat. Langkah ini hadir ketika perusahaan keamanan kripto tersebut menelusuri kemungkinan penawaran umum perdana (IPO) awal di AS yang dapat menilai perusahaan lebih dari $4 miliar.
Ledger Menunjuk John Andrews sebagai CFO di Tengah Ekspansi ke AS
Ledger, pemimpin global dalam keamanan aset digital, telah menunjuk John Andrews sebagai Chief Financial Officer (CFO) barunya. Andrews, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Capital Markets dan Hubungan Investor di Circle, membawa lebih dari 25 tahun pengalaman dalam keuangan perusahaan dan layanan keuangan. Penunjukannya merupakan bagian dari upaya lebih luas Ledger untuk menskalakan operasinya saat perusahaan memperluas kehadirannya di AS.
Keputusan perusahaan untuk merekrut Andrews datang ketika Ledger terus menjalankan strategi pertumbuhannya di AS, pasar global terbesarnya. Keahliannya akan menjadi kunci dalam mendukung upaya Ledger yang sedang berlangsung untuk memperdalam hubungannya dengan para pelaku kunci di industri keuangan, termasuk bank, manajer aset, kustodian, dan penerbit stablecoin.
Ledger Memperluas Jejaknya di New York
Selain merekrut CFO baru, Ledger telah membuka kantor baru di Kota New York. Ini menandai langkah penting dalam ekspansi perusahaan, sekaligus memperkuat komitmennya untuk membangun pijakan kuat di pasar AS. Kantor New York akan menjadi pusat bagi divisi institusional Ledger, Ledger Enterprise.
Perusahaan berencana untuk menginvestasikan jutaan dolar ke dalam operasinya di AS. Kantor baru akan berfokus pada pengembangan Ledger Enterprise, sebuah divisi yang didedikasikan untuk menyediakan infrastruktur aset digital bagi klien institusional.
Langkah ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi yang aman dan andal untuk aset digital, dengan Ledger memainkan peran kunci dalam mengamankan lebih dari 30% stablecoin dolar yang dimiliki investor ritel. Perusahaan memperkirakan bahwa kehadiran AS yang diperluas akan mengarah pada penciptaan puluhan pekerjaan baru di berbagai fungsi, termasuk enterprise dan pemasaran.
Potensi IPO di AS untuk Ledger
Ekspansi Ledger di AS hadir pada saat perusahaan juga mempertimbangkan kemungkinan penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Perusahaan dilaporkan telah melibatkan penasihat keuangan, termasuk Goldman Sachs, Barclays, dan Jefferies, untuk menelusuri kemungkinan pencatatan publik. Menurut laporan, IPO Ledger dapat menilai perusahaan di atas $4 miliar, meskipun rencana untuk penawaran tersebut masih berada pada tahap awal dan dapat berubah.
CEO Pascal Gauthier menekankan bahwa Ledger memiliki posisi yang unik untuk membantu institusi beralih ke aset digital. Dengan rekam jejaknya dalam mengamankan aset digital penting dan komitmennya pada inovasi, dorongan perusahaan ke pasar AS tampaknya tepat waktu.
Perusahaan tersebut, yang didirikan pada 2014, telah menjual lebih dari 8 juta perangkat dan saat ini mengamankan lebih dari 20% aset kripto dunia. Lonjakan pertumbuhan yang mengesankan ini telah menempatkan Ledger sebagai pemain terdepan dalam ruang keamanan kripto.
Seiring Ledger terus membangun kehadirannya di AS dan memperkuat tim kepemimpinannya, potensi IPO-nya dapat menandai babak baru dalam pertumbuhan perusahaan. Namun, keputusan final mengenai apakah akan melanjutkan penawaran tersebut akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi pasar dan kinerja bisnis dalam beberapa bulan mendatang.