Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mesir Memperkuat Pembicaraan Dengan Mitra Regional dan Internasional Untuk Deklarasi Ketegangan di Timur Tengah
(MENAFN- IANS) Kairo, 29 Maret (IANS) Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengadakan pembicaraan telepon terpisah dengan mitranya dari Arab Saudi, Yordania, dan Jerman, serta dengan pejabat dari Komisi Eropa, untuk membahas upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir.
Dalam percakapan tersebut, para pejabat menekankan perlunya melanjutkan upaya untuk “perundingan segera yang menurunkan ketegangan,” dengan menegaskan bahwa “mengutamakan jalur diplomatik dan menggunakan dialog merupakan satu-satunya cara untuk mencegah kawasan ini terjerumus ke dalam kekacauan skala penuh dengan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi,” lapor kantor berita Xinhua.
Pembicaraan itu juga meninjau upaya Mesir, dengan koordinasi bersama mitra regional, untuk mendorong perundingan antara Amerika Serikat dan Iran, “dengan tujuan meredakan krisis saat ini dan menyelamatkan kawasan serta dunia dari dampak bencana.”
Sebelumnya pada hari itu, Abdelatty berangkat ke Islamabad untuk berpartisipasi dalam pertemuan menteri kuadrilateral bersama rekan-rekannya dari Pakistan, Arab Saudi, dan Turki untuk membahas eskalasi militer yang sedang berlangsung di kawasan tersebut serta upaya meredakan ketegangan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan pada Sabtu menyerukan agar dilakukan pengekangan maksimal atas konflik di Timur Tengah, seraya memperingatkan bahwa eskalasi lebih lanjut dapat memicu kerusakan serius dan berdampak panjang di seluruh kawasan.
Berbicara pada Konferensi Puncak Komunikasi Strategis Internasional di Istanbul, Fidan mengatakan bahwa ketegangan yang terus berlangsung berisiko memperburuk perpecahan dan memengaruhi negara-negara yang memiliki sejarah yang saling terkait erat.
Ia menekankan bahwa dampaknya akan melampaui kehancuran yang segera terjadi, serta menciptakan dampak sosial dan psikologis jangka panjang.
“Konflik ini bisa secara serius memperdalam luka yang sudah ada dan berdampak tidak hanya pada kota-kota, tetapi juga pada hati serta pikiran masyarakat,” katanya.
Fidan memperingatkan bahwa eskalasi yang berkepanjangan dapat menyeret kawasan yang lebih luas ke dalam ketidakstabilan, seraya menambahkan bahwa skenario serupa sebelumnya dihindari melalui upaya diplomatik.
Dengan menegaskan kembali penentangan Turki terhadap eskalasi militer lebih lanjut, Fidan menyerukan agar semua pihak menunjukkan pengekangan dan kembali ke dialog.
Upaya diplomatik tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan bersama AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, yang ditanggapi Iran dan sekutu-sekutu regionalnya dengan serangan terhadap kepentingan Israel dan AS di seluruh Timur Tengah.
MENAFN28032026000231011071ID1110913809