Tesla meningkatkan investasi dalam energi bersih, berencana mengimpor peralatan fotovoltaik senilai 2,9 miliar dolar AS dari China

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Tesla sedang bernegosiasi dengan beberapa pemasok di China untuk pengadaan peralatan fotovoltaik senilai sekitar 2,9 miliar dolar AS (sekitar 20 miliar yuan) untuk mendukung rencana besar mereka membangun kapasitas produksi solar 100 gigawatt di AS.

Menurut informasi lowongan kerja di situs resmi Tesla dan pernyataan CEO Elon Musk di forum Davos pada bulan Januari, target waktu untuk mencapai tujuan ini ditetapkan pada akhir tahun 2028. Perusahaan berencana untuk membangun kapasitas terkait di Texas, dengan listrik sebagian besar digunakan untuk keperluan Tesla sendiri, dan sebagian juga akan memasok daya untuk satelit SpaceX.

Setelah berita ini muncul, saham-saham terkait fotovoltaik di pasar saham A langsung melonjak. Pada tanggal 20 Maret, indeks inverter fotovoltaik sempat melonjak hampir 10%, dan harga saham perusahaan-perusahaan potensial seperti Maiwei Co., Ltd. dan Jiejia Weichuang juga naik.

Mengenai rumor di pasar, beberapa perusahaan merespons bahwa mereka akan mengikuti informasi yang diungkapkan secara publik. Perlu dicatat bahwa ada satu perusahaan fotovoltaik yang mengonfirmasi kepada media bahwa hal ini memang terjadi, dan mengungkapkan bahwa skala kontrak berada pada tingkat gigawatt. Sementara itu, seorang sumber dari perusahaan menyatakan bahwa mereka memang telah menerima pesanan dari pelanggan di Amerika Utara, tetapi tidak mengungkapkan nama spesifiknya karena persyaratan kerahasiaan bisnis.

Meskipun Amerika Serikat sedang berusaha membangun rantai pasokan fotovoltaik domestik untuk mengurangi ketergantungan pada China, pada tahun 2024 pemerintah AS telah mengecualikan peralatan manufaktur solar dari tarif, karena produsen domestik mengakui bahwa mereka tidak memiliki tempat lain untuk membeli mesin kunci yang diperlukan untuk mendirikan pabrik, kecuali dari China. Pesanan potensial ini justru menyoroti dilema nyata yang dihadapi AS dalam upaya mengurangi ketergantungan pada China.

Pengadaan skala besar yang potensial ini bukan hanya mencerminkan daya saing global peralatan fotovoltaik China, tetapi juga merupakan langkah kunci bagi Tesla dalam memajukan visi energi bersihnya. Musk pernah menyatakan bahwa energi solar cukup untuk memenuhi semua kebutuhan listrik AS, termasuk kebutuhan daya yang terus meningkat dari pusat data. Membangun kapasitas produksi tingkat seratus gigawatt dalam waktu singkat adalah prestasi yang luar biasa; Musk dikenal ahli dalam menetapkan jadwal ambisius, tetapi apakah semua ini dapat terwujud dengan lancar masih perlu dibuktikan oleh waktu.

Rencana pengadaan ini masih dalam tahap negosiasi dan melibatkan persetujuan regulasi dari kedua negara, sehingga perkembangan selanjutnya patut untuk diperhatikan dengan seksama.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan