Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kimbal Musk: orang di balik legenda
Kimbal Musk merupakan salah satu sosok paling menarik dalam keluarga raja teknologi. Saudara Elon Musk, seorang pengusaha dan miliarder berusia 52 tahun, dikenal tidak hanya karena jaringan bisnisnya, tetapi juga karena posisinya yang aktif dalam isu-isu sosial dan lingkungan. Gaya khasnya — topi koboi yang selalu dikenakannya — menjadikannya wajah yang dikenal di antara anggota keluarga.
Dari startup Zip2 ke pengaruh modern
Kisah sukses Kimbal Musk dimulai jauh sebelum saudaranya terkenal di seluruh dunia. Bersama dengan Elon, mereka mendirikan Zip2, sebuah perusahaan inovatif di bidang perangkat lunak bisnis untuk internet. Pada tahun 1999, kedua saudara itu menjual perusahaan ini kepada Compaq dengan jumlah yang mengesankan sebesar 307 juta dolar. Kesuksesan ini menjadi pencapaian signifikan pertama bagi kedua pengusaha dan membuka pintu bagi usaha investasi mereka selanjutnya.
Kekayaan Kimbal Musk saat ini diperkirakan sekitar 700 juta dolar. Sebagian besar kekayaannya terkait dengan kepemilikan sekitar 0,04% saham Tesla — perusahaan yang saat ini merupakan salah satu yang paling berharga di dunia. Namun, berbeda dengan saudaranya, Kimbal memilih jalan yang lebih pribadi, dengan fokus pada amal dan proyek sosial.
Ikatan keluarga vs perbedaan ideologis
Meskipun ada tampak persahabatan dalam keluarga, saudara-saudara Musk kadang memiliki pandangan yang berbeda. Baru-baru ini Kimbal memposting di media sosial X sebuah pernyataan kritis tentang kebijakan perdagangan: “Siapa yang bisa membayangkan bahwa Presiden Trump akan memberlakukan pajak tertinggi untuk seluruh generasi? Kebijakan tarifnya menciptakan pajak struktural yang permanen bagi konsumen Amerika.” Pernyataan ini mencerminkan posisi kritisnya terhadap baik arah politik maupun posisi Elon, yang mendukung garis politik yang berbeda.
Namun, perbedaan ideologis semacam ini tidak merusak ikatan keluarga. Musk, terlepas dari perbedaan pandangan, tetap menjadi keluarga yang dekat dan saling mendukung. Kedua saudara ini memiliki akar yang dalam di Afrika Selatan, di mana mereka lahir di kota Pretoria.
Persamaan, perbedaan, dan kepribadian
Kimbal dan Elon sangat mirip dalam penampilan. Keduanya memiliki rahang persegi yang khas, hidung yang lurus, dan mata hijau — ciri yang diwarisi dari ibu mereka, Maye. Mereka juga memiliki kewarganegaraan tiga negara: Afrika Selatan, Kanada, dan Amerika. Namun, yang paling membedakan Kimbal dari saudaranya yang terkenal adalah kesetiaannya pada citra ikonik: topi koboi telah menjadi merek dagangnya yang pribadi.
Saudara perempuan mereka, Tosca, yang berusia 50 tahun, juga memainkan peran penting dalam sejarah keluarga. Ketiga anak tersebut menghadapi keadaan sulit di masa kecil, yang membawa ibu mereka, Maye, untuk memutuskan bercerai pada tahun 1979 dan memulai hidup baru. Keluarga kemudian pindah ke Kanada, dan kemudian ke Amerika Serikat, di mana kedua saudara tersebut menemukan kesempatan untuk mewujudkan potensi kewirausahaan mereka dan mendirikan perusahaan yang mengubah lanskap teknologi modern.