Langkah Proaktif yang Diambil Untuk Menjamin Pasokan Bahan Bakar yang Cukup: Mopng

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- KNN India)
** New Delhi, Mar 23 (KNN)** Pemerintah telah mengambil langkah proaktif untuk mengelola situasi yang berkembang di Asia Barat, dengan fokus pada pasokan bahan bakar, operasi maritim, dan keselamatan warga negara India, kata Kementerian Minyak dan Gas Alam (MoPNG) dalam siaran persnya akhir pekan lalu.

Kementerian menyoroti bahwa meskipun Selat Hormuz ditutup, India memiliki stok minyak mentah, bensin, dan diesel yang memadai, dengan kilang beroperasi pada kapasitas tinggi. Tidak ada kekurangan bahan bakar yang dilaporkan di outlet ritel, dan masyarakat telah disarankan untuk tidak panik membeli.

Pasokan LPG domestik tetap normal tanpa laporan kekeringan meskipun ketersediaan LPG komersial tetap di bawah tekanan.

** Pasokan Gas dan LPG Diprioritaskan**

Pasokan gas prioritas dijamin untuk transportasi PNG dan CNG domestik, sementara pengguna industri menerima sekitar 80 persen dari pasokan biasanya. Pemerintah mendorong peralihan dari LPG ke PNG, mengarahkan persetujuan yang lebih cepat dan menawarkan insentif untuk koneksi baru.

Alokasi LPG komersial telah ditingkatkan menjadi 50 persen, dengan prioritas untuk sektor-sektor seperti rumah sakit, institusi pendidikan, restoran, dan dapur komunitas. Lebih dari 15.000 metrik ton LPG telah disuplai ke negara bagian dalam seminggu terakhir.

** Langkah Tambahan dan Penegakan**

Sebanyak 48.000 KL kerosen tambahan telah dialokasikan untuk negara bagian, bersamaan dengan promosi bahan bakar alternatif seperti batubara. Interval pemesanan LPG telah diperpanjang untuk mengelola permintaan.

Negara bagian telah diminta untuk mencegah penimbunan dan perdagangan gelap. Sekitar 3.500 razia telah dilakukan, dengan lebih dari 1.200 tabung LPG disita. Perusahaan minyak juga telah memeriksa lebih dari 1.800 outlet bahan bakar.

** Pengiriman dan Pelaut Aman**

Operasi pengiriman tetap normal, tanpa insiden yang dilaporkan yang melibatkan kapal India. Sebanyak 22 kapal berbendera India dengan lebih dari 600 pelaut berada di Teluk Persia barat. Lebih dari 500 pelaut telah dipulangkan sejauh ini, dengan ruang kontrol 24x7 memantau situasi.

** Penasihat Publik**

Pemerintah mendesak warga untuk menghindari pemesanan panik, mengandalkan informasi resmi, dan menggunakan bahan bakar dengan bijak. Pemerintah juga mendorong penggunaan PNG dan opsi memasak listrik.

Pihak berwenang mengatakan semua langkah yang diperlukan diambil untuk memastikan pasokan yang tidak terputus dan keselamatan warga di tengah krisis yang sedang berlangsung.

** (KNN Bureau)**

MENAFN23032026000155011030ID1110896149

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan