Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Memahami dengan Jelas Apa Itu Layer 1 dan Layer 2 – Dua Lapisan Blockchain yang Berbeda
Dalam ekosistem crypto saat ini, untuk menangkap peluang investasi atau berpartisipasi dalam DeFi, Anda perlu memahami dengan jelas apa itu layer 1 dan layer 2. Dua konsep ini tidak hanya mempengaruhi kecepatan transaksi tetapi juga menentukan biaya yang harus Anda keluarkan. Jadi, apa perbedaan di antara mereka dan apa peran mereka dalam blockchain? Mari kita eksplorasi secara rinci di bawah ini.
Layer 1 Adalah Apa? – Dasar Blockchain Utama
Layer 1 adalah blockchain utama, berfungsi sebagai fondasi di mana seluruh ekosistem dibangun. Blockchain level 1 ini beroperasi secara independen, berfungsi sendiri, dan merupakan tempat di mana proyek, aplikasi terdesentralisasi (dApps) diterapkan secara langsung.
Contoh khas dari Layer 1 termasuk:
Kelebihan dari Layer 1 adalah kemandirian total – mereka tidak bergantung pada platform lain. Keamanan juga merupakan keunggulan besar karena setiap Layer 1 memiliki sistem keamanannya sendiri (berbasis Proof of Work atau Proof of Stake).
Namun, kelemahan utama adalah ketika jaringan terlalu padat, kecepatan transaksi berkurang secara signifikan dan biaya meningkat tinggi. Ethereum pernah mengalami masalah ini sebelumnya ketika terlalu banyak pengguna secara bersamaan.
Mengapa Layer 2 Diciptakan?
Ketika jumlah pengguna crypto meningkat dengan cepat, Layer 1 mulai menghadapi tantangan dalam kapasitas pemrosesan. Jaringan menjadi tersendat, biaya transaksi melambung, dan kecepatan melambat. Masalah ini menciptakan kebutuhan akan solusi tambahan – itulah yang disebut Layer 2.
Layer 2 dirancang untuk mengurangi beban pada Layer 1, memungkinkan pemrosesan banyak transaksi di luar rantai utama (off-chain) sebelum mencatat hasilnya ke Layer 1. Ini membantu mengurangi tekanan pada jaringan utama sambil tetap memastikan keamanan.
Layer 2 Adalah Apa? – Solusi Optimalisasi Blockchain
Layer 2 adalah solusi yang dibangun di atas Layer 1, berfungsi sebagai lapisan perantara untuk meningkatkan kinerja blockchain. Mereka menangani dua masalah besar: biaya transaksi tinggi dan kecepatan lambat, sambil tetap mewarisi keamanan dari Layer 1.
Contoh menonjol dari Layer 2 termasuk:
Keunggulan utama dari Layer 2 adalah biaya transaksi yang sangat rendah (seringkali hanya sebagian kecil dibandingkan Layer 1), kecepatan yang jauh lebih cepat, tetapi tetap mempertahankan keamanan dari Layer 1. Kelemahannya adalah mereka sepenuhnya bergantung pada Layer 1 dan terkadang transaksi antara dua lapisan bisa lebih rumit.
Perbandingan Layer 1 Dan Layer 2: Apa Bedanya?
Untuk memahami dengan jelas apa itu layer 1 dan layer 2 melalui perbandingan:
Layer 1 adalah jantung dari blockchain – ia mengelola seluruh jaringan dan memastikan keamanan. Layer 2 adalah jalan alternatif untuk memproses volume transaksi yang besar tanpa membuat jalur utama tersendat.
Aplikasi Nyata Dari Layer 1 Dan Layer 2
Dalam praktiknya, Layer 1 dan Layer 2 memiliki peran yang berbeda:
Memahami perbedaan ini akan membantu Anda memilih platform yang sesuai untuk tujuan Anda di dunia crypto.