Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pirmin Troger dan rekan konspirator yang dihukum dalam skandal crypto Austria terbesar: 20 juta euro dalam penipuan
Pengadilan Austria telah mengeluarkan putusan final terhadap lima terdakwa yang terkait dengan salah satu skema penipuan kripto terbesar dalam sejarah negara tersebut. Di antara para terdakwa adalah Pirmin Troger, salah satu co-founder dari dompet EXW yang kontroversial, dan empat individu lainnya yang terlibat dalam operasi ilegal yang telah menipu puluhan ribu investor di seluruh Eropa. Kasus ini menjadi titik balik dalam memerangi penipuan kripto, sekaligus menunjukkan bahwa otoritas sedang memperketat langkah hukum terhadap pelaku kejahatan di sektor digital.
Operasi EXW: bagaimana sebuah skema Ponzi menipu 40.000 investor
Dompet EXW, yang diluncurkan pada 2019, sebenarnya merupakan struktur piramida yang canggih di bidang kripto yang beroperasi sebagai skema MLM. Platform tersebut menarik setidaknya 40.000 investor, dengan total mengambil 20 juta euro, setara dengan sekitar 21,6 juta dolar. Para promotor operasi menawarkan imbal hasil yang tidak masuk akal, dengan menjanjikan keuntungan harian antara 0,1% dan 0,32%, angka yang sama sekali tidak realistis dalam konteks keuangan tradisional.
Kejahatan ini melampaui sekadar token penipuan. Pirmin Troger dan rekan-rekannya mendiversifikasi aktivitas kriminal mereka dengan membuat, di bawah merek EXW, juga sebuah perusahaan properti fiktif dan layanan sewa mobil yang tidak ada, sehingga semakin menipu para korban dengan janji akan peluang investasi yang “dilegitimasi” oleh beragam layanan yang ditawarkan. Pendekatan beragam ini membuat skema semakin canggih dan lebih sulit diidentifikasi oleh para regulator.
Pirmin Troger dan Benjamin Herzog: putusan Pengadilan Klagenfurt
Setelah persidangan yang berlangsung selama satu tahun dan 60 hari sidang, Pengadilan Regional di Klagenfurt mengeluarkan putusannya pada Maret 2026. Pirmin Troger dan Benjamin Herzog, dua co-founder paling menonjol dari dompet EXW, masing-masing dijatuhi hukuman penjara lima tahun. Tiga terdakwa lainnya menerima putusan yang lebih singkat: dua di antara mereka menerima vonis 30 bulan dengan 21 bulan ditangguhkan selama masa percobaan tiga tahun, sedangkan terdakwa kelima mendapat vonis ditangguhkan selama 18 bulan.
Pengadilan menolak secara tegas upaya para terdakwa untuk mengecilkan tanggung jawab mereka. Pirmin Troger dan yang lainnya berpendapat bahwa mereka berniat untuk memulai proyek investasi yang sah dan bahwa “segalanya lepas kendali,” tetapi para hakim menyimpulkan bahwa penipuan tersebut telah dirancang dengan sengaja sejak awal, tanpa niat nyata untuk menghasilkan keuntungan bagi para investor. Pada September 2023, baik Pirmin Troger maupun Benjamin Herzog telah mengaku bersalah atas penipuan, sehingga mempercepat proses menuju putusan akhir. Masih belum diketahui keberadaan Manuel Batista, co-founder ketiga dari dompet EXW.
Dari kemewahan Dubai hingga 240 bulan penjara: kemunduran para kriminal kripto
Operasi tersebut memiliki basis operasional utama di Dubai, tempat para terdakwa mengumpulkan kekayaan ilegal yang berasal dari penipuan. Dana yang diambil dari para investor digunakan untuk membiayai gaya hidup mewah dan tanpa batas, layaknya film Hollywood. Pirmin Troger dan para rekannya memberi diri mereka mobil-mobil mewah, charter jet pribadi, dan pesta-pesta meriah di klub-klub eksklusif ibu kota Uni Emirat Arab. Tempat tinggal mereka dihiasi dengan barang-barang yang berlimpah, termasuk sebuah vila luar biasa yang dilengkapi bak hiu dan ruang-ruang penuh kotak berisi uang tunai.
Sebagian signifikan dari dana yang dicuri dipindahkan ke Austria, tempat para terdakwa melakukan operasi pencucian uang lebih lanjut. Perluasan geografis dari operasi ini melibatkan otoritas di lebih dari satu negara dan semakin mempersulit penyelidikan. Bukti tentang gaya hidup mereka yang berlebihan menjadi elemen yang menentukan dalam keyakinan pengadilan mengenai sifat kejahatan yang sudah direncanakan sebelumnya dan dilakukan dengan kesadaran.
Fenomena global penipuan kripto: data yang mengkhawatirkan
Kasus Pirmin Troger dan para kaki tangannya tidaklah terisolasi. Pada 2023, menurut laporan FBI, penipuan dan skema penipuan yang melibatkan kripto serta aset digital telah menghasilkan lebih dari 5,6 miliar dolar kerugian, mencatat kenaikan dramatis sebesar 45% dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini mengungkapkan tren yang mengkhawatirkan: meskipun tindakan hukum semakin keras, para kriminal tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.
Otoritas pengawas di seluruh dunia sedang memperketat upaya mereka terhadap aktivitas penipuan untuk melindungi investor dan menjaga kepercayaan terhadap pasar kripto. Pada Oktober 2026, sebuah proses hukum di Prancis telah dimulai yang melibatkan 20 individu yang diduga terlibat dalam sebuah penipuan kripto yang telah mengambil 30 juta dolar dari para investor. Beberapa hari sebelumnya, seorang warga negara India dijatuhi hukuman penjara lima tahun karena mencuri lebih dari 20 juta dolar dari investor melalui pemalsuan bursa Coinbase.
Dalam putusan penting lainnya, sebuah pengadilan distrik di Amerika Serikat telah memerintahkan seorang promotor skema Ponzi Forcount untuk membayar lebih dari 3,6 juta dolar sebagai ganti rugi kepada para korban dan menjalani hukuman penahanan 240 bulan. Sementara itu, polisi nasional Irlandia melaporkan pada Agustus bahwa lebih dari 45% kasus penipuan investasi di negara tersebut secara khusus melibatkan kripto.
Statistik dan putusan yang saling mendukung ini menunjukkan bahwa otoritas akhirnya menerapkan pendekatan yang terkoordinasi dan tegas terhadap para pelaku kejahatan di sektor kripto. Namun, terus meningkatnya penipuan menunjukkan bahwa kesadaran investor dan regulasi harus terus berkembang lebih lanjut untuk menghadapi meningkatnya kecanggihan skema-skema ilegal seperti yang dijalankan oleh Pirmin Troger dan para co-korporatornya.