China membuka penyelidikan terhadap praktik perdagangan AS sebagai tanggapan atas langkah tarif Trump

BEIJING (AP) — Tiongkok meluncurkan dua penyelidikan terhadap praktik perdagangan AS pada Jumat, menandakan tekadnya untuk menahan diri dari kebijakan tarif Presiden Donald Trump menjelang kunjungannya pada bulan Mei.

Kementerian Perdagangan mengatakan penyelidikan baru tersebut merupakan respons terhadap dua penyelidikan yang diumumkan Trump awal bulan ini terhadap beberapa negara, termasuk Tiongkok.

Pernyataan kementerian itu mengatakan kedua penyelidikan Tiongkok diluncurkan untuk melindungi kepentingan industri Tiongkok yang relevan dan menyatakan “penolakan tegas” terhadap penyelidikan dari pihak Amerika.

Salah satunya akan mengkaji kebijakan AS yang membatasi barang-barang Tiongkok agar tidak masuk ke Amerika Serikat serta yang membatasi ekspor AS atas produk teknologi canggih ke Tiongkok. Yang lainnya berfokus pada hambatan bagi ekspor energi hijau Tiongkok.

Penyelidikan tersebut diperkirakan akan berlangsung enam bulan dan bisa diperpanjang tiga bulan lagi jika diperlukan, kata kementerian itu.

Penyelidikan Tiongkok ini merupakan serangan terbaru dalam perang dagang yang telah berlangsung lama dan bisa menjadi alat tawar untuk menghadapi kemungkinan tarif baru dari AS.

Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian dari tarif-tarif awal Trump, dan ia merespons dengan meluncurkan apa yang dikenal sebagai penyelidikan perdagangan Bagian 301.

                        Kisah Terkait
                    
                

        
    
    
    
    







    
        

                
                    



    
        


  




    




    





    

    
    
    

        

                              

                    
                        Kisah Terkait

Paus Leo XIV menolak klaim bahwa Tuhan membenarkan perang dalam pesan Misa Minggu Palma

            BACA 3 MENIT

18

Kepala Yerusalem memasuki Paskah dan Paskah Kebangkitan yang lebih tenang di tengah bayang-bayang perang Iran

            BACA 5 MENIT

Para mediator berkumpul di Pakistan untuk pembicaraan mengakhiri perang Iran yang berlangsung sebulan

            BACA 5 MENIT

17

Salah satu dari penyelidikan tersebut sedang mengkaji tuduhan kelebihan kapasitas industri—yang dapat mendorong peningkatan ekspor—serta subsidi pemerintah yang dapat memberi perusahaan di Tiongkok dan tempat lain keuntungan yang tidak adil dibandingkan pesaing AS.

Penyelidikan ini, yang menargetkan 16 mitra dagang, termasuk Uni Eropa, dapat berujung pada tarif yang lebih tinggi untuk impor dari negara-negara ekonomi tersebut.

Penyelidikan lainnya, yang mencakup puluhan negara termasuk Tiongkok, dapat melarang impor barang yang dibuat dengan kerja paksa.

Perwakilan perdagangan Tiongkok memperingatkan dalam pembicaraan baru-baru ini dengan AS di Paris bahwa penyelidikan AS dapat mengancam stabilitas yang telah diperjuangkan dengan susah payah dalam hubungan ekonomi antara kedua negara.

Pembicaraan itu dimaksudkan untuk menyiapkan landasan bagi kunjungan Trump ke Beijing, yang semula dijadwalkan pada minggu depan. Presiden AS telah menunda perjalanan tersebut karena perang di Iran.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan