Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Cuaca ekstrem di Afghanistan menyebabkan 17 orang meninggal dunia, kata pihak berwenang
KABUL, Afghanistan (AP) — Banjir parah, tanah longsor, dan badai petir di beberapa bagian Afghanistan telah menewaskan 17 orang dan melukai 26 lainnya dalam 24 jam terakhir, kata pihak berwenang pada hari Minggu, menjadi korban terbaru akibat cuaca ekstrem di negara tersebut musim ini.
Jumlah korban dapat meningkat karena tim dari Badan Manajemen Bencana Nasional negara itu sedang memeriksa daerah yang terdampak, kata juru bicara badan tersebut Yousuf Hammad dalam sebuah pernyataan. Tiga belas dari 34 provinsi Afghanistan, sebagian besar di bagian barat, tengah, dan barat laut negara itu, terdampak.
Cuaca yang parah juga menghancurkan 147 rumah baik secara total maupun sebagian, menghancurkan 80 kilometer jalan, dan merusak lahan pertanian serta saluran irigasi, kata Hammad.
Sebelumnya tahun ini, salju lebat dan banjir bandang menewaskan puluhan orang di seluruh negara.
Afghanistan sangat rentan terhadap peristiwa cuaca ekstrem, dengan salju dan hujan lebat yang memicu banjir bandang sering kali menewaskan puluhan, atau bahkan ratusan, orang sekaligus. Pada tahun 2024, lebih dari 300 orang tewas akibat banjir bandang di musim semi.
Dekade konflik yang berkepanjangan ditambah dengan infrastruktur yang buruk, ekonomi yang tertekan, deforestasi, dan dampak perubahan iklim yang semakin intensif telah memperburuk dampak bencana semacam itu, terutama di daerah terpencil di mana banyak rumah dibangun dari tanah liat dan memberikan perlindungan terbatas terhadap hujan deras atau salju lebat yang mendadak.