Morgan Stanley Tetap Optimis pada Micron (MU) dan Sandisk Setelah Penjualan Chip Memori

Key Takeaways

Daftar Isi

Toggle

  • Pokok-Pokok Penting

  • Kapasitas Memori Muncul sebagai Kendala Utama Infrastruktur AI

  • Penilaian Morgan Stanley terhadap Dampak TurboQuant

    • Dapatkan 3 Ebook Saham Gratis
  • Saham chip memori jatuh sekitar 10% dalam beberapa minggu terakhir, dengan Micron dan Sandisk masing-masing mengalami penurunan lebih dari 10% setelah pengumuman TurboQuant dari Google

  • Teknologi TurboQuant baru dari Google menjanjikan pengurangan kebutuhan memori AI hingga enam kali lipat, memicu kecemasan investor

  • Morgan Stanley mengkarakterisasi penurunan terbaru sebagai koreksi yang konstruktif daripada kekhawatiran mendasar

  • Kapasitas memori telah muncul sebagai kendala utama untuk ekspansi infrastruktur AI, melampaui ketersediaan GPU

  • Morgan Stanley mempertahankan rekomendasi Overweight pada Micron dan Sandisk dengan target harga $520 dan $690


Morgan Stanley terus mendukung produsen semikonduktor memori setelah penurunan pasar yang signifikan yang mengguncang kepercayaan investor pada akhir Maret.

ETF Semikonduktor iShares mengalami penurunan sekitar 10% selama bulan lalu. Beberapa faktor berkontribusi pada penurunan tersebut, termasuk kekhawatiran penilaian, pertanyaan tentang keberlanjutan permintaan, dan inovasi AI yang muncul.

Pada 24 Maret, Google memperkenalkan teknologi kompresi baru yang disebut TurboQuant. Inovasi ini dilaporkan mengurangi kebutuhan memori untuk menjalankan model AI hingga enam kali lipat. Pengumuman ini memicu ketidaknyamanan investor secara luas.

Baik Micron maupun Sandisk mengalami penurunan lebih dari 10% segera setelah pengungkapan tersebut. Micron menutup perdagangan pada $357 pada 27 Maret, meskipun saham tersebut tetap mencatatkan kenaikan 25% untuk periode tahun ini.

Micron Technology, Inc., MU

Joseph Moore dari Morgan Stanley menantang sentimen negatif dalam komunikasi riset yang didistribusikan pada 26 Maret.

Moore menegaskan kembali rekomendasi Overweight untuk Micron dan Sandisk. Target harga perusahaan tetap tidak berubah di $520 dan $690, masing-masing.

Menurut Moore, aksi jual tersebut merupakan “penyesuaian harga yang sehat terhadap kekhawatiran ketahanan” alih-alih menunjukkan transformasi mendasar dalam dinamika pasar. Institusi keuangan tersebut berpendapat bahwa kekuatan bisnis produsen memori “lebih tahan lama daripada yang dipikirkan pasar.”

Kapasitas Memori Muncul sebagai Kendala Utama Infrastruktur AI

Selama dua tahun terakhir, unit pemrosesan grafis Nvidia mendominasi percakapan sebagai komponen kritis yang mendorong investasi infrastruktur AI. Meskipun ini tetap akurat, Morgan Stanley berpendapat bahwa memori telah berkembang menjadi elemen yang paling membatasi.

“Memori adalah hambatan, semakin menjadi hambatan, untuk pembangunan AI,” kata tim riset tersebut. Mereka mengamati bahwa klien kini melakukan pembayaran di muka untuk komitmen volume yang substansial, menunjukkan seberapa terbatasnya pasokan yang ada.

Menurut Moore, kapasitas kelebihan DRAM telah sepenuhnya terserap. “Di mana pun kami melihat, kami melihat indikasi bahwa ini adalah hambatan yang nyata,” catatnya.

Bagian AI dari belanja semikonduktor dapat mencapai “jauh lebih dari 50%,” menurut analisis bank tersebut. Peningkatan pasokan tampaknya tidak mungkin untuk memenuhi intensitas permintaan tersebut.

Penilaian Morgan Stanley terhadap Dampak TurboQuant

Morgan Stanley secara khusus menganalisis pengumuman TurboQuant dari Google, berargumen bahwa pelaku pasar salah menafsirkan implikasinya.

Teknologi kompresi ini secara eksklusif menargetkan memori KV Cache, bukan konsumsi memori total. “Mereka hanya membicarakan memori KV Cache, bukan memori secara keseluruhan,” klarifikasi perusahaan tersebut.

KV Cache biasanya terletak di memori bandwidth tinggi, yang merupakan kategori yang khusus dan terbatas. Morgan Stanley mengkarakterisasi TurboQuant sebagai “peningkatan produktivitas dalam kursus normal,” bukan terobosan yang merusak permintaan.

Bank investasi tersebut tidak mengantisipasi margin kotor mendekati 81% akan bertahan selamanya. Namun, mereka mengidentifikasi justifikasi minimal untuk tekanan margin jangka pendek.

Morgan Stanley juga menyoroti prospek kuat untuk produksi arus kas bebas dari perusahaan sektor memori. Perusahaan tersebut menentukan bahwa “durasi adalah satu-satunya yang penting,” dan berdasarkan standar itu, sinyal pasar “semua tampak positif.”

Micron dan Sandisk mempertahankan penunjukan Overweight mereka per 26 Maret 2026.

✨ Tawaran Terbatas

Dapatkan 3 Ebook Saham Gratis

            Temukan saham berkinerja terbaik di AI, Crypto, dan Teknologi dengan analisis ahli.
        

        

            *                       
                    **10 Saham AI Teratas** - Perusahaan AI terkemuka
                
            *                       
                    **10 Saham Crypto Teratas** - Pemimpin blockchain
                
            *                       
                    **10 Saham Teknologi Teratas** - Raksasa teknologi
                
        

        

            
                📥 Dapatkan Ebook Gratis Anda

Iklankan Di Sini

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan