Pemerintah Jepang meminta grosir untuk mengubah penetapan harga Dubai menjadi harga Brent

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sebuah dokumen menunjukkan, Kementerian Perindustrian Jepang telah meminta distributor domestik untuk mengubah harga bensin dari harga patokan Dubai menjadi harga minyak mentah Brent, untuk menahan kenaikan harga.

Langkah ini menambah alat baru bagi Jepang (yang lebih dari 90% minyaknya bergantung pada Timur Tengah) untuk menghadapi gangguan akibat perang Iran. Alat ini termasuk pelepasan sebagian cadangan minyak, serta mempertimbangkan intervensi di pasar berjangka minyak mentah untuk mengatasi kelemahan yen.

Kementerian Ekonomi dan Perindustrian menolak untuk memberikan komentar mengenai dokumen tersebut.

Dokumen itu menyebutkan, harga perdagangan berjangka minyak mentah Brent sekitar 100 dolar AS per barel, lebih murah dibandingkan dengan minyak mentah Dubai yang menjadi patokan Asia, sehingga perubahan ini akan membatasi kenaikan harga bensin, dan menyarankan distributor untuk terus menggunakan harga minyak mentah Brent mulai sekarang.

Arahan administratif dari pemerintah ini tidak memiliki kekuatan hukum, tetapi perusahaan biasanya akan mematuhinya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan