Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Visi pionir Ryan Fugger dan kelahiran Ripple
Sejak tahun 2004, Ryan Fugger, seorang pengembang web yang berbasis di Vancouver, merancang sebuah ide revolusioner: menciptakan sistem moneter digital yang sepenuhnya terdesentralisasi di mana individu dan komunitas dapat menerbitkan mata uang virtual mereka sendiri dengan mudah. Konsep awal ini diberi nama RipplePay ketika diluncurkan pada tahun berikutnya di 2005, selalu mempertahankan tujuan untuk memfasilitasi transaksi aman tanpa perantara di tingkat global.
Warisan awal Ryan Fugger: RipplePay sebagai pelopor
Karya Ryan Fugger merupakan salah satu upaya serius pertama untuk membangun jaringan pembayaran terdesentralisasi bahkan sebelum Bitcoin. Visi beliau berfokus pada memungkinkan setiap kelompok orang untuk dapat menciptakan dan mengelola mata uang mereka sendiri dalam jaringan, mendorong otonomi finansial dan kebebasan ekonomi. Meskipun RipplePay tidak mencapai dampak besar seperti solusi lain yang muncul kemudian, ia meletakkan dasar-dasar konseptual yang menginspirasi perkembangan masa depan dalam ekosistem kripto.
Transformasi: Jed McCaleb, Chris Larsen dan arah baru
Pada tahun 2012, perjalanan proyek ini mengalami perubahan signifikan ketika Jed McCaleb, mantan anggota jaringan P2P eDonkey, dan Chris Larsen, pengusaha berpengalaman di fintech (pendiri E-Loan dan Prosper), mendekati Ryan Fugger dengan proposal inovatif. Kedua visioner ini membayangkan varian yang lebih baik: sebuah sistem yang memverifikasi transaksi melalui konsensus di antara peserta jaringan, alih-alih bergantung pada penambangan bukti kerja seperti Bitcoin. Penerimaan Ryan Fugger terhadap kolaborasi ini menandai awal era baru. Jed McCaleb dan Chris Larsen mengambil alih proyek tersebut dan menamainya kembali sebagai OpenCoin, memfokuskan kembali misinya menuju bank dan institusi keuangan.
Protokol revolusioner dan infrastruktur blockchain
Mulai tahun 2012, para pemimpin proyek meluncurkan blockchain sendiri yang terinspirasi oleh kemajuan teknologi Bitcoin, tetapi dengan arsitektur yang sepenuhnya berbeda. Mereka mengembangkan Ripple Transaction Protocol (RTXP), sebuah protokol penyelesaian yang dirancang untuk memfasilitasi pertukaran antara berbagai pasangan mata uang dan menjaga catatan akuntansi yang tidak dapat diubah dari semua peserta. Secara bersamaan, mereka menciptakan XRP, cryptocurrency asli dari jaringan Ripple, yang berfungsi sebagai jembatan nilai dan mekanisme keamanan dalam ekosistem.
Evolusi korporat: Dari OpenCoin ke Ripple Labs
Pada tahun 2013, perusahaan ini kembali mengubah identitasnya, mengadopsi nama Ripple Labs. Di bawah nama ini, organisasi tersebut mendorong berbagai inisiatif dan proyek eksperimental. Di antara ini menonjol Codius, yang diluncurkan pada tahun 2014, dengan tujuan mengembangkan standar kontrak pintar yang dapat diakses. Meskipun beberapa dari usaha ini kemudian dihentikan, mereka mewakili upaya signifikan untuk inovasi. Akhirnya, pada tahun 2015, perusahaan mengkonsolidasikan identitas akhirnya hanya sebagai Ripple, mencerminkan sentralitas protokol bernama sama dalam semua operasinya.
Warisan Ryan Fugger dalam sejarah cryptocurrency
Kontribusi Ryan Fugger terhadap sejarah keuangan digital tidak dapat disangkal, meskipun seringkali diremehkan. Konsep awalnya tentang sistem moneter terdesentralisasi yang berbasis pada kepercayaan timbal balik memprediksi banyak fitur yang kini mendefinisikan jaringan blockchain modern. Meskipun kemudian pengembang lain mengubah dan memperluas visi asli beliau, benih yang ditanam oleh Ryan Fugger pada tahun 2004 akan tumbuh menjadi apa yang kini dikenal sebagai Ripple, salah satu platform penyelesaian yang paling banyak digunakan oleh institusi keuangan global.