Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Otoritas Keuangan Jepang Secara Signifikan Memperketat Aturan Pengawasan Cryptocurrency
Kerangka regulasi kripto Jepang sedang mengalami perubahan besar karena Otoritas Jasa Keuangan (Financial Services Agency) negara tersebut mengejar kontrol yang lebih ketat terhadap perdagangan aset digital. Menurut laporan terbaru dari ChainCatcher, FSA tengah meluncurkan perombakan regulasi komprehensif yang ditujukan untuk melindungi investor dan membatasi operasi kripto ilegal.
Hukuman yang Makin Berat untuk Operator Kripto yang Tidak Terdaftar
Perubahan yang paling dramatis melibatkan peningkatan drastis sanksi pidana terhadap platform perdagangan mata uang kripto yang tidak berlisensi. Hukuman saat ini hingga 3 tahun penjara atau denda 3 juta yen akan meningkat menjadi 10 tahun penjara atau denda 10 juta yen—atau keduanya jika digabungkan. Ini merupakan penangkal yang signifikan terhadap pelaku buruk yang mencoba beroperasi tanpa lisensi yang tepat di dalam ekosistem regulasi kripto Jepang.
Mengonsolidasikan Pengawasan di Bawah Undang-Undang Instrumen Keuangan
Alih-alih mempertahankan aturan kripto di bawah kerangka Payment Services Act, pengawas Jepang beralih agar pengawasan mata uang kripto berada di bawah Financial Instruments and Exchange Act. Perubahan administratif ini menandakan penilaian ulang yang kritis terhadap bagaimana aset digital seharusnya diperlakukan—kemungkinan menempatkan perdagangan kripto setara dengan regulasi sekuritas dan memperkuat perlindungan investor secara menyeluruh.
Kapabilitas Penegakan yang Diperluas bagi Otoritas Regulasi
Komisi Pengawasan Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Surveillance Commission) akan memperoleh kekuasaan investigasi yang secara substansial ditingkatkan. Wewenang baru ini akan memungkinkan pemeriksaan mendadak di lokasi secara wajib terhadap operator yang dicurigai serta penyitaan bukti selama proses penyelidikan pidana. Mekanisme penegakan yang diperluas ini menandakan peningkatan besar dalam kemampuan FSA untuk menertibkan sektor tersebut dan melakukan investigasi kepatuhan secara menyeluruh.
Pencitraan Ulang Para Pelaku Perdagangan Kripto
Penyesuaian lain yang patut diperhatikan menyangkut terminologi hukum. Operator yang terdaftar tidak lagi akan disebut “cryptocurrency exchange operators”, melainkan ditetapkan sebagai “cryptocurrency trading operators.” Meski tampak teknis, perubahan nomenklatur ini mencerminkan reklasifikasi regulasi yang lebih luas yang dapat memengaruhi cara bisnis-bisnis tersebut beroperasi di bawah kerangka regulasi kripto Jepang.
Sengketa Token Meme Memicu Aksi Regulasi
Waktu penguatan regulasi ini bertepatan dengan meningkatnya sengketa dan keluhan yang berpusat pada token meme yang sangat spekulatif serta aset digital serupa. Ketika investor ritel menghadapi kerugian yang terus bertambah akibat token yang volatil dan berdaya guna rendah, para pembuat kebijakan Jepang telah memutuskan untuk bertindak tegas. Penindakan ini menegaskan komitmen FSA untuk menangani risiko di pasar kripto sebelum situasinya semakin lepas kendali.